Lewati ke konten utama
Berita.Jepang.org

Pakar Vaksin Jepang Imbau Anak-Anak Segera Dapatkan Vaksinasi Campak

Para pakar medis di Jepang mendesak vaksinasi campak bagi seluruh anak menyusul lonjakan kasus tercepat sejak 2020 yang dipicu oleh perjalanan luar negeri.

NHK WORLD2 mnt

Bagikan Artikel

Ilustrasi prosedur vaksinasi atau informasi kesehatan mengenai pencegahan penyakit campak pada anak-anak di Jepang.

Visual Utama

Pakar Vaksin Jepang Imbau Anak-Anak Segera Dapatkan Vaksinasi Campak

Tutup
Ilustrasi prosedur vaksinasi atau informasi kesehatan mengenai pencegahan penyakit campak pada anak-anak di Jepang.

Para pakar medis di Jepang mengimbau para orang tua untuk memastikan anak-anak mereka mendapatkan vaksinasi campak. Seruan ini muncul di tengah lonjakan pesat jumlah kasus penyakit yang sangat menular tersebut di berbagai wilayah Jepang.

Campak dapat menular melalui udara dan kasus yang parah bisa berakibat fatal. Gejala umumnya meliputi demam, batuk, dan munculnya ruam kemerahan pada kulit.

Penyakit virus ini sebenarnya telah dinyatakan tereliminasi di Jepang, yang berarti penularan endemik tidak lagi terjadi secara alami di dalam negeri.

Meskipun demikian, jumlah kasus yang dilaporkan tahun ini telah mencapai 236 orang hingga 5 April, menandai laju peningkatan tercepat sejak tahun 2020. Penyebaran ini sebagian besar dikaitkan dengan para pelancong yang kembali ke Jepang setelah tertular campak saat berada di luar negeri.

Perhimpunan Vaksinologi Jepang merilis pernyataan daring pada hari Jumat yang menekankan bahwa vaksin sangat efektif untuk mencegah infeksi serta mencegah munculnya gejala yang parah.

Perhimpunan tersebut merekomendasikan agar anak-anak menerima dua dosis vaksin tanpa terlewat, yakni pada usia satu tahun dan sekali lagi sebelum mulai masuk sekolah dasar. Bagi warga yang tidak yakin dengan status vaksinasi mereka, disarankan untuk melakukan tes guna memeriksa tingkat kekebalan tubuh.

Sementara itu, bagi warga berusia 60 tahun ke atas, prioritas vaksinasi dianggap tidak terlalu tinggi. Pakar menyatakan ada kemungkinan besar kelompok usia tersebut sudah pernah terinfeksi di masa lalu sehingga telah memiliki kekebalan alami.

Presiden perhimpunan, Nakano Takashi, menjelaskan bahwa kasus campak cenderung meningkat dari musim semi hingga awal musim panas, bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran sekolah dan tahun fiskal baru di Jepang. Nakano menyatakan kekhawatirannya atas potensi penyebaran infeksi yang lebih luas.

Ia menegaskan pentingnya memikirkan langkah pencegahan campak menjelang periode libur musim semi, saat mobilitas masyarakat dan jumlah orang yang melakukan perjalanan meningkat pesat.

Sumber Berita

Penerbit
NHK WORLD
Tanggal Sumber
Catatan Sumber
2026-04-17T09:20:00.000Z
Jejak Sumber
NHK WORLD / News / JAPAN
Pranala Sumber

Versi Berita.Jepang.org

Peran
Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
Pembaruan

Dengarkan Artikel

Putar versi audio langsung dari browser Anda.

Menyiapkan audio browser...

Kata Kunci

Jejak Topik

Komentar Pembaca

Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.