Penyintas Bom Atom Gelar Aksi Desak Penghapusan Nuklir Jelang Konferensi NPT
Para penyintas bom atom di Jepang mendesak pemerintah untuk bekerja lebih keras demi mencapai penghapusan total senjata nuklir menjelang konferensi peninjauan NPT di PBB.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Penyintas Bom Atom Gelar Aksi Desak Penghapusan Nuklir Jelang Konferensi NPT
Para penyintas bom atom memanfaatkan momentum menjelang konferensi penting Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengenai pelucutan senjata nuklir. Mereka berpartisipasi dalam aksi unjuk rasa yang mendesak Jepang untuk bekerja lebih keras demi mencapai tujuan akhir: penghapusan total senjata nuklir.
Delegasi internasional dijadwalkan meninjau Traktat Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT) mulai 27 April mendatang. Pembicaraan tersebut akan berlangsung di Markas Besar PBB di New York.
Aksi unjuk rasa ini berlangsung pada hari Jumat di Tokyo dan diikuti oleh para anggota kelompok penyintas bom atom Nihon Hidankyo.
Sekretaris Jenderal kelompok tersebut, Hamasumi Jiro, mengatakan bahwa konflik global saat ini serta upaya penguasaan dengan kekuatan militer membuat arti penting NPT kian dipertanyakan.
Ia menyatakan bahwa Jepang, sebagai satu-satunya negara di dunia yang pernah mengalami pengeboman atom selama masa perang, seharusnya secara terbuka mendorong penghapusan nuklir. Hamasumi juga menegaskan bahwa senjata nuklir merupakan "senjata iblis" yang tidak bisa hidup berdampingan dengan kemanusiaan.
Pejabat Nihon Hidankyo lainnya, Ieshima Masashi, menggarisbawahi bahwa jumlah penyintas kini semakin berkurang seiring bertambahnya usia. Ia mengatakan bahwa mereka tidak ingin wafat sebelum melihat kemajuan nyata dalam gerakan untuk menghapuskan senjata nuklir.
Ieshima menyampaikan bahwa Jepang harus mendesak negara-negara anggota NPT untuk memenuhi kewajiban mereka terkait pelucutan senjata nuklir. Ia juga menekankan bahwa pemerintah harus mempertegas komitmen Jepang untuk tidak memiliki, memproduksi, atau mengizinkan masuknya senjata nuklir ke wilayah negara tersebut.
Versi Berita.Jepang.org: Sabtu, 18 April 2026 pukul 10.38 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-04-17T21:23:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.

