SoftBank dan OpenAI Jalin Kerja Sama Layanan Keamanan Siber di Jepang
SoftBank Group dan OpenAI akan meluncurkan layanan keamanan siber pada akhir tahun ini untuk melindungi infrastruktur penting Jepang dari potensi ancaman model AI canggih.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
SoftBank dan OpenAI Jalin Kerja Sama Layanan Keamanan Siber di Jepang
SoftBank Group berencana bekerja sama dengan perusahaan teknologi Amerika Serikat, OpenAI, untuk menyediakan layanan keamanan siber bagi perusahaan infrastruktur di Jepang. Model kecerdasan buatan (AI) tingkat lanjut, seperti Claude Mythos yang dikembangkan oleh Anthropic, dikhawatirkan dapat menimbulkan risiko serius terhadap sistem keuangan dan sektor krusial lainnya jika teknologi tersebut disalahgunakan untuk melancarkan serangan siber.
Dalam sebuah acara korporat di Tokyo pada Selasa, Chairman sekaligus CEO SoftBank Group Masayoshi Son mengungkapkan kekhawatirannya bahwa model AI terbaru dapat memicu krisis. Ia menyatakan bahwa SoftBank dan OpenAI berencana meluncurkan layanan keamanan gabungan pada akhir tahun ini sebagai langkah persiapan menghadapi serangan siber yang kian canggih.
OpenAI dilaporkan telah mengembangkan model AI dengan tingkat performa yang setara dengan AI kelas Claude Mythos. Layanan baru ini nantinya akan mengidentifikasi serta memperbaiki celah keamanan pada perangkat lunak milik perusahaan infrastruktur, termasuk institusi keuangan, penyedia tenaga listrik, dan transportasi umum.
Untuk mendukung operasional layanan tersebut, SoftBank berencana meningkatkan jumlah staf keamanan sibernya hingga 20 kali lipat menjadi sekitar 1.000 personel.
Masayoshi Son dan eksekutif OpenAI juga telah bertemu dengan Menteri Keuangan Satsuki Katayama pada hari Selasa. Usai pertemuan tersebut, Son menyampaikan komitmennya kepada Katayama untuk bekerja sama dengan OpenAI dalam membangun sistem pertahanan terhadap serangan siber.
Menteri Katayama menyambut baik langkah tersebut dan menekankan pentingnya mengatasi potensi ancaman keamanan agar masyarakat dapat menikmati manfaat AI secara aman. Ia menyatakan bahwa kementeriannya berencana untuk menjalin kerja sama dengan SoftBank dalam upaya ini.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-06-16T12:27:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
