Kasus Campak di Jepang Meningkat Pesat
Kasus campak di Jepang meningkat dengan laju tercepat sejak 2020. Hingga pekan yang berakhir pada 22 Maret, tercatat 13 kasus baru dan total kasus tahun ini mencapai 152.
Arsip Visual
Dokumentasi Visual Beralih ke Arsip
Halaman asli sudah tidak lagi aktif. Naskah tetap ditayangkan dengan pranala arsip. Rujukan sumbernya masih bisa ditelusuri.
Visual Utama
Kasus Campak di Jepang Meningkat Pesat
Kasus campak di Jepang meningkat pesat dengan laju tercepat sejak 2020. Campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular melalui udara dan dalam kasus berat dapat berakibat fatal.
Gejalanya meliputi demam, batuk, dan ruam.
Data sementara dari Japan Institute for Health Security menunjukkan bahwa pada pekan yang berakhir pada 22 Maret, dilaporkan 13 pasien. Total kasus sejak awal tahun mencapai 152, sekitar 3,5 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Dari total tersebut, 28 pasien atau sekitar 18 persen diduga tertular di luar negeri. Kementerian Kesehatan Jepang mengimbau warga yang baru kembali dari luar negeri agar berhati-hati, serta meminta pelancong memeriksa riwayat vaksinasi sebelum bepergian ke wilayah dengan prevalensi campak yang tinggi.
Kementerian itu juga merekomendasikan vaksinasi bagi anak-anak.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-04-01T07:14:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Pranala sumber asli tidak lagi tersedia. Buka arsip Wayback untuk melihat salinan yang tersedia.
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
