Panen Raya Ikan Sanma di Pelabuhan Hanasaki Hadapi Tantangan Tak Terduga
Pelabuhan Hanasaki di Nemuro mencatatkan panen raya ikan sanma dengan volume tangkapan hingga akhir Agustus mencapai 4.540 ton, melonjak dua kali lipat dibanding periode yang sama tahun lalu. Tren hasil tangkapan melimpah ini terus berlanjut pesat pada September meski membawa tantangan baru yang tidak terduga.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Panen Raya Ikan Sanma di Pelabuhan Hanasaki Hadapi Tantangan Tak Terduga


Lonjakan Hasil Tangkapan setelah Bertahun-tahun
Aktivitas penangkapan ikan di Pelabuhan Hanasaki berlangsung produktif. Pelabuhan ini memegang rekor hasil tangkapan sanma terbesar di Jepang selama 15 tahun berturut-turut.
Volume pendaratan ikan dari 15 Agustus hingga akhir Agustus mencapai 4.540 ton, melonjak lebih dari dua kali lipat dibanding periode yang sama tahun lalu. Tren positif berlanjut di bulan September; hasil tangkapan dalam 12 hari pertama saja telah melampaui total perolehan sepanjang Agustus.

Hasil tangkapan sanma juga memuaskan di wilayah metropolitan Tokyo. Sekitar 100 ton ikan didaratkan pada 8 September di Choshi, sebelah timur ibu kota Jepang. Jika beberapa tahun terakhir tangkapan pertama baru muncul di bulan November, tahun ini musim dimulai dua bulan lebih awal.

Mengapa Hasil Tangkapan Sanma Melimpah Tahun Ini?
Watanabe Kazuyoshi dari Japan Fisheries Information Service Center menjelaskan bahwa hal tersebut kemungkinan besar dipengaruhi oleh faktor suhu air.
Ikan sanma ditangkap di wilayah sekitar 1.000 kilometer lepas pantai Nemuro. Suhu air di sana berkisar antara 14 hingga 17 derajat Celsius, yang menurutnya merupakan suhu favorit bagi sanma.
Ia menambahkan bahwa kawanan sanma tampaknya berkumpul di wilayah tersebut, sehingga menghasilkan tangkapan yang melimpah.

Tangkapan Sanma yang Melimpah Picu Situasi Tak Terduga
Menyusul buruknya tren tangkapan sanma dalam beberapa tahun terakhir, koperasi dan perusahaan perikanan sempat memangkas kapasitas pengelolaan mereka.
Dampaknya, salah satu koperasi di Nemuro mulai kekurangan tangki penyimpanan dan es. Mereka juga mengungkapkan bahwa saat ini kian sulit untuk mendapatkan armada truk pengiriman.

Awal bulan ini, sebuah perusahaan pengolahan hasil laut di Nemuro sempat kehabisan stok kotak kayu untuk pengiriman ikan sanma.
Biasanya, perusahaan tersebut menyerap sekitar 7.000 ton sanma per tahun. Namun, akibat masa sulit tangkapan yang berkepanjangan, mereka sempat beralih ke jenis ikan lain dan memangkas persediaan kotak kayu untuk sanma.

Hamaya Takao, presiden perusahaan pengolahan hasil laut itu, menjelaskan bahwa meski pendaratan ikan meningkat, tren tersebut diperkirakan hanya sementara sehingga sulit bagi mereka untuk menambah kapasitas.
Hanasaki bukan satu-satunya pelabuhan yang kewalahan mengelola hasil tangkapan. Kondisi ini mendorong koperasi perikanan sanma nasional untuk membatasi penangkapan sejak 4 September—pertama kalinya sejak 2012—dan rencananya akan berlanjut hingga akhir bulan.
Watanabe Kazuyoshi dari pusat informasi perikanan menyarankan konsumen untuk memanfaatkan momen ini sebaik mungkin.
Mengingat ikan sanma berukuran kecil akan mulai tercampur dalam hasil tangkapan bulan depan, bulan ini menjadi kesempatan terbaik bagi warga untuk menikmati sanma yang lebih berlemak, tuturnya.
Menurutnya, sekarang adalah saat paling tepat untuk mencicipi kelezatan ikan ini, yang kualitasnya disebut-sebut sebagai yang terbaik dalam 7 tahun terakhir.

Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.