Jepang Minta AS Tidak Rugikan Tokyo melalui Kebijakan Tarif Baru
Menteri Perdagangan Jepang Akazawa Ryosei meminta Amerika Serikat memastikan kebijakan tarif baru tidak merugikan posisi Tokyo dibandingkan kesepakatan dagang bilateral tahun lalu.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Jepang Minta AS Tidak Rugikan Tokyo melalui Kebijakan Tarif Baru
Menteri Perdagangan Jepang Akazawa Ryosei menyatakan telah meminta sejawatnya di Amerika Serikat untuk memastikan kebijakan tarif baru AS tidak merugikan posisi Tokyo dibandingkan dengan perjanjian dagang bilateral yang dicapai tahun lalu. Akazawa menyampaikan hal tersebut kepada wartawan usai bertemu dengan Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick di Washington pada Jumat.
Pemerintahan Presiden Donald Trump memberlakukan tarif baru sebesar 10 persen terhadap banyak mitra dagang untuk periode 150 hari, termasuk Jepang. Kebijakan ini menggunakan dasar hukum yang berbeda setelah Mahkamah Agung AS memutuskan bahwa tarif Trump, termasuk yang disebutnya sebagai "tarif timbal balik", adalah ilegal.
Akazawa juga meminta Lutnick untuk tidak menerapkan rencana kenaikan tarif menjadi 15 persen terhadap Jepang. Para pemimpin Jepang dan Amerika Serikat dijadwalkan akan bertemu pada akhir bulan ini.
Dalam perundingan dagang bilateral tahun lalu, Jepang sepakat untuk menginvestasikan 550 miliar dolar AS di Amerika Serikat. Akazawa menyebutkan bahwa ia dan Lutnick membahas kandidat proyek baru untuk melanjutkan rangkaian proyek pertama yang telah dipilih bulan lalu.
Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.51 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-03-07T03:00:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Video Sumber
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.


