Kabin Kapal hingga Karavan: Solusi Menginap Hemat Saat Tarif Hotel di Jepang Melonjak
Lonjakan harga hotel di Tokyo dan Kyoto yang kini rata-rata mencapai 14.000 yen memicu tren akomodasi alternatif bagi wisatawan. Karavan, kabin feri, hingga area parkir minimarket kini menjadi pilihan populer untuk menyiasati mahalnya biaya penginapan di Jepang.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Kabin Kapal hingga Karavan: Solusi Menginap Hemat Saat Tarif Hotel di Jepang Melonjak

Tarif hotel melonjak drastis.

Grafik ini menunjukkan rata-rata tarif kamar per orang untuk menginap semalam di hotel kategori bisnis di Tokyo dan Kyoto.
Tiga tahun lalu, kamar serupa masih bisa dipesan dengan harga di bawah 10.000 yen atau sekitar 68 dolar. Kini, rata-rata harganya mencapai 14.300 yen (sekitar 97 dolar) di Tokyo dan 13.900 yen di Kyoto.
Sejumlah hotel kapsul di Tokyo bahkan mematok tarif hingga 20.000 yen atau sekitar 136 dolar per malam.
Jumlah Penumpang Lampaui Prediksi hingga 10 Kali Lipat
Mencari alternatif bepergian tanpa harus menginap di hotel? Mengapa tidak mencoba kapal feri?
Bagi satu keluarga yang menumpang feri rute Kobe ke Takamatsu, akomodasi dan transportasi menyatu dalam satu paket saat mereka menikmati perjalanan pulang-pergi semalam di antara kedua kota tersebut.
Total biayanya? Hanya 9.000 yen untuk tiga orang, atau sekitar 61 dolar.
Feri terakhir menuju Takamatsu berangkat dari Pelabuhan Kobe pukul 7:45 malam. Namun, karena transportasi umum di Takamatsu sudah berhenti beroperasi saat kapal tiba menjelang tengah malam, armada ini dulunya lebih banyak digunakan untuk kargo.
Pada Februari 2025, operator feri meluncurkan layanan penginapan kamar pribadi baru. Penumpang yang naik dari Kobe bisa menikmati pemandangan malam, beristirahat di kabin pribadi setibanya di Takamatsu, lalu kembali ke Kobe dan tiba sekitar pukul 5 pagi keesokan harinya. Total durasi perjalanannya adalah 9 setengah jam.

Kapal ini menawarkan kamar bergaya loteng serta kamar tipe keluarga yang memiliki kapasitas lebih besar.
Tarif dasarnya adalah 4.990 yen atau mendekati 34 dolar per malam untuk kamar pribadi tipe loteng, dan 7.990 yen atau sekitar 54 dolar untuk tipe keluarga. Harga ini masih tergolong terjangkau dibandingkan tarif hotel.
Penumpang juga dapat menikmati fasilitas pemandian di atas kapal secara gratis.
Awalnya, layanan ini menargetkan pengunjung World Expo 2025 di Osaka. Namun, perusahaan terkejut karena jumlah pesanan pelanggan melonjak hingga lebih dari 10 kali lipat dari perkiraan awal.

'Awalnya kami memperkirakan 10 pengguna per bulan sebagai target yang realistis, namun hanya dalam waktu enam bulan, jumlahnya melonjak hingga lebih dari 800 pelanggan,' ujar Murakami.
Seorang warga Kobe mengajak anak-anaknya yang masih duduk di bangku SD dan SMA, lalu memesan kabin bertingkat bergaya loteng.

'Dibandingkan menginap di hotel untuk tiga orang, biayanya bukan sekadar separuh harga—ini jauh lebih murah,' ungkapnya.
'Saya dan anak-anak memang ingin mencoba bepergian dengan kapal, tetapi memesan hotel berbulan-bulan sebelumnya serta tingginya biaya terasa sangat memberatkan,' tambahnya. 'Kebetulan saya menemukan layanan feri ini secara daring dan kami pikir, Mengapa tidak dicoba saja?'
Ia menambahkan, 'Kami jarang memiliki kesempatan melakukan hal seperti ini. Saya senang Kami bisa mencobanya saat liburan musim panas.'
'Rasanya baru dan seru,' ujar putrinya. 'Fasilitasnya memuaskan, guncangan kapal pun minim sehingga terasa nyaman.'
Di dek, penumpang bisa merasakan semilir angin laut, menikmati pemandangan malam di bawah langit bertabur bintang, atau bersantai di fasilitas rendam kaki.
Toko-toko di kapal menjual aneka suvenir, sementara kafenya menyajikan hidangan mi udon.
Kemudahan Berkemah
Seiring melonjaknya tarif hotel, menginap di dalam kendaraan menjadi pilihan populer bagi pelancong hemat. Salah satu yang diminati adalah mobil kemah mini, atau dikenal sebagai 'kei camping car' di Jepang, yang berbasis truk mini. Biaya pembelian dan perawatannya lebih murah dibandingkan mobil kemah standar.

Ukurannya yang ringkas membuat mobil kemah mini ini bisa diparkir di sebagian besar lahan parkir di Jepang dan sangat mudah dikendarai berkeliling.
Shinjo Hiroyuki dan istrinya, Natsue, tinggal di Prefektur Chiba. Mereka membeli sebuah mobil kemah mini bekas pada tahun 2019.
Kendaraan ini sangat ideal bagi pasangan tersebut beserta anjing mereka. Mereka sering bepergian, bahkan terkadang hingga tiga kali dalam sebulan.

'Tanpa rencana apa pun, kita bisa langsung berangkat, menentukan tempat menginap malam itu, serta membeli dan menyantap makanan dari mana saja,' ujar Shinjo.
Tersedia banyak tempat yang memungkinkan pengunjung untuk mandi tanpa harus menginap.
Bermalam di Minimarket
Hari itu, mereka memilih untuk bermalam di area parkir sebuah minimarket.
Sejak Juli 2025, sebuah jaringan minimarket besar menjalankan program uji coba di tujuh gerai di Prefektur Chiba yang mengizinkan aktivitas berkemah di dalam mobil di area parkir.
Reservasi harus dilakukan secara daring terlebih dahulu. Saat itu, biayanya adalah 2.700 yen per malam. Proses lapor diri dilakukan di meja kasir toko.

Layanan ini memungkinkan wisatawan bermobil memanfaatkan daya listrik dari toko agar bisa menyalakan AC tanpa perlu menghidupkan mesin kendaraan. Mereka juga diizinkan menggunakan toilet dan membuang sampah—bahkan untuk barang yang tidak dibeli di sana—selama muat dalam kantong sampah khusus yang disediakan.
Setelah membeli makan malam di minimarket tersebut, keluarga itu menikmati suasana malam yang santai bersama-sama.
Ditambah belanja sarapan di pasar lokal keesokan paginya, total biaya perjalanan dua hari itu hanya sekitar 8.000 yen atau setara 54 dolar.

'Hotel memang nyaman karena semuanya sudah tersedia, termasuk fasilitas mandi,' kata Shinjo. 'Namun dengan bermobil kemah, kami senang karena seluruh anggota keluarga, termasuk anjing peliharaan, bisa ikut serta.'
Pihak minimarket pun turut diuntungkan dengan mengoptimalkan lahan parkir yang biasanya tidak terpakai.

'Dengan memonetisasi lahan parkir yang kurang terpakai dan menetapkan aturan penggunaan yang jelas, para pengguna mobil kemah merasa tenang sementara toko pun mendapat profit,' ungkap perwakilan minimarket tersebut.
Layanan ini tersedia di tujuh lokasi di Semenanjung Boso, Prefektur Chiba, yang juga mencakup akses ke fasilitas pemandian terdekat. Perusahaan menjalankan uji coba ini hingga Juni 2026 dan menyatakan adanya potensi besar yang menjanjikan.
Eksplorasi Destinasi dan Cara Perjalanan Baru
Toriumi Kotaro, analis penerbangan dan perjalanan, memperkirakan harga hotel akan tetap tinggi namun tidak akan melonjak lebih jauh.
Ia justru menyoroti tren perjalanan baru yang menjadikan sarana transportasi sekaligus berfungsi sebagai tempat menginap.

Pilihan akomodasi yang unik memberikan pengalaman tersendiri sekaligus menghemat biaya. Memilih tempat menginap selain hotel dapat menjadi bagian dari keseruan perjalanan, ungkapnya.
Mulai November 2025, bus malam baru rute Kochi-Tokyo akan menghadirkan kursi yang dapat direbahkan sepenuhnya untuk tidur.
Pada musim semi 2027, JR East akan meluncurkan kereta ekspres malam baru yang menghubungkan wilayah metropolitan Tokyo dengan Tohoku di bagian utara Pulau Honshu.

Kereta tidur Cassiopeia, yang telah melayani rute ke utara selama puluhan tahun, berhenti beroperasi pada Juni 2025. JR East berharap kehadiran kereta baru ini dapat memenuhi permintaan perjalanan malam yang kian meningkat.
Bagi mereka yang lebih menyukai penginapan konvensional, para ahli menyebut masih ada solusi lain.
Mereka mencatat bahwa harga melonjak di titik-titik keramaian, baik di kota besar maupun area resor regional. Karena itu, sekadar menepi dari jalur wisata populer — baik ke wilayah lain di Jepang atau sudut-sudut Tokyo yang belum banyak terjamah — dapat memberikan alternatif biaya yang lebih terjangkau.
Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.11 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.

