Data Smartphone Ayah Bantu Polisi Temukan Jenazah Putranya di Kyoto
Kepolisian Jepang menemukan jenazah anak laki-laki berusia 11 tahun di Prefektur Kyoto setelah menganalisis data lokasi dari smartphone milik ayahnya.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Data Smartphone Ayah Bantu Polisi Temukan Jenazah Putranya di Kyoto
Analisis data dari smartphone milik sang ayah menjadi kunci bagi kepolisian di Prefektur Kyoto, Jepang, untuk menemukan jenazah seorang anak laki-laki. Penemuan ini merupakan bagian dari penyelidikan terkait dugaan penelantaran jenazah.
Polisi menangkap Adachi Yuuki (37), seorang karyawan perusahaan, pada Kamis atas dugaan menelantarkan jenazah putranya, Yuki (11), di Kota Nantan. Sang ayah dilaporkan telah mengakui tuduhan tersebut saat diinterogasi oleh pihak kepolisian.
Pihak berwenang sebelumnya telah melakukan pencarian intensif setelah anak itu dilaporkan hilang sejak 23 Maret. Jenazahnya kemudian ditemukan di kawasan hutan pada Senin lalu.
Sumber investigasi menyebutkan bahwa polisi memeriksa data lokasi dan informasi lain dari smartphone sang ayah sebelum menentukan area pencarian. Langkah ini membantu petugas menemukan jenazah sang anak beserta sepatu kets yang diduga miliknya.
Polisi menduga data smartphone tersebut juga menunjukkan bahwa sang ayah sempat memindahkan jenazah dari satu tempat ke tempat lain. Hingga saat ini, pihak berwenang masih berupaya mengidentifikasi penyebab pasti kematian bocah tersebut.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-04-16T23:34:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Video Sumber
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
