Korban Serangan Beruang di Jepang Capai Rekor Tertinggi pada Tahun Fiskal 2025
Jumlah korban luka dan tewas akibat serangan beruang di Jepang mencapai rekor tertinggi pada tahun fiskal 2025 yang berakhir pada Maret 2026. Kementerian Lingkungan mencatat 238 korban, termasuk 13 orang meninggal dunia.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Korban Serangan Beruang di Jepang Capai Rekor Tertinggi pada Tahun Fiskal 2025
Kementerian Lingkungan Jepang menyatakan 238 korban serangan beruang dilaporkan pada tahun fiskal yang berakhir pada Maret 2026, dengan 13 orang di antaranya meninggal dunia. Berdasarkan prefektur, Akita mencatat jumlah korban terbanyak dengan 67 kasus, disusul Iwate 40 dan Fukushima 24.
Dari 13 kematian tersebut, lima terjadi di Prefektur Iwate, empat di Akita, dua di Hokkaido, serta masing-masing satu di Miyagi dan Nagano. Rekor sebelumnya tercatat pada tahun fiskal 2023, ketika 219 korban dilaporkan dan enam orang tewas.
Kementerian juga menyebut penampakan beruang sudah dilaporkan di berbagai lokasi tahun ini, dan jumlahnya diperkirakan bertambah seiring hewan-hewan itu keluar dari hibernasi. Pejabat mengimbau warga memeriksa pemberitahuan penampakan yang dikeluarkan pemerintah daerah dan mengambil langkah pencegahan.
Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.11 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-04-07T11:33:07.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
