Lewati ke konten utama
Berita.Jepang.org

Jepang Tetapkan Kupon Obligasi 10 Tahun 2,4 Persen, Tertinggi sejak 1997

Kementerian Keuangan Jepang menaikkan kupon obligasi pemerintah baru bertenor 10 tahun menjadi 2,4 persen, level tertinggi sejak Juli 1997. Kenaikan ini terjadi di tengah lonjakan harga minyak mentah akibat konflik di Iran yang berpotensi mempercepat inflasi.

NHK WORLD1 mnt

Bagikan Artikel

Ilustrasi obligasi pemerintah Jepang atau dokumen keuangan terkait kebijakan kupon obligasi 10 tahun di Jepang.

Visual Utama

Jepang Tetapkan Kupon Obligasi 10 Tahun 2,4 Persen, Tertinggi sejak 1997

Tutup
Ilustrasi obligasi pemerintah Jepang atau dokumen keuangan terkait kebijakan kupon obligasi 10 tahun di Jepang.

Kementerian Keuangan Jepang menaikkan tingkat kupon obligasi pemerintah baru bertenor 10 tahun menjadi 2,4 persen, level tertinggi dalam hampir 29 tahun. Langkah ini diambil ketika konflik di Iran mendorong harga minyak mentah naik tajam, yang dapat mempercepat inflasi.

Kupon, atau bunga yang dibayarkan kepada pemegang obligasi, naik 0,3 poin persentase dibanding obligasi 10 tahun yang diterbitkan pada Maret. Dengan kenaikan ini, tingkat tersebut mencapai level yang belum terlihat sejak Juli 1997.

Imbal hasil di pasar obligasi terus meningkat, dan lonjakan biaya minyak memicu spekulasi bahwa Bank of Japan dapat menaikkan suku bunga lebih cepat dari perkiraan. Kementerian juga mengalokasikan rekor 13 triliun yen, atau sekitar 81 miliar dolar AS, untuk pembayaran bunga obligasi pemerintah dalam anggaran tahun fiskal 2026.

Jumlah tersebut ditetapkan dengan asumsi suku bunga jangka panjang sebesar 3,0 persen.

Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.51 WIB

Sumber Berita

Penerbit
NHK WORLD
Tanggal Sumber
Catatan Sumber
2026-04-03T03:05:49.000Z
Jejak Sumber
NHK WORLD / News / JAPAN
Pranala Sumber

Video Sumber

Dengarkan Artikel

Putar versi audio langsung dari browser Anda.

Menyiapkan audio browser...

Kata Kunci

Jejak Topik

Komentar Pembaca

Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.