Lewati ke konten utama
Berita.Jepang.org

Imbal Hasil Obligasi Pemerintah Jepang Capai Level Tertinggi dalam 29 Tahun

Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang tenor 10 tahun menyentuh angka 2,73 persen, dipicu oleh kekhawatiran inflasi dan spekulasi kenaikan suku bunga oleh Bank of Japan.

NHK WORLD1 mnt

Bagikan Artikel

Grafik pergerakan imbal hasil obligasi pemerintah Jepang yang menunjukkan tren kenaikan tajam hingga menyentuh level tertinggi dalam puluhan tahun.

Visual Utama

Imbal Hasil Obligasi Pemerintah Jepang Capai Level Tertinggi dalam 29 Tahun

Tutup
Grafik pergerakan imbal hasil obligasi pemerintah Jepang yang menunjukkan tren kenaikan tajam hingga menyentuh level tertinggi dalam puluhan tahun.

Kekhawatiran terhadap inflasi mulai berdampak signifikan pada pasar obligasi pemerintah Jepang, dengan imbal hasil jangka panjang yang mencapai level tertinggi dalam 29 tahun pada perdagangan Jumat.

Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang (JGB) tenor 10 tahun yang menjadi tolok ukur pasar sempat menyentuh angka 2,73 persen. Perusahaan pialang Japan Bond Trading mencatat bahwa angka tersebut merupakan yang tertinggi sejak Mei 1997.

Kenaikan tajam Indeks Harga Produsen pada bulan April memicu spekulasi bahwa Bank of Japan (BOJ) kemungkinan akan menaikkan suku bunga pada bulan Juni mendatang. Faktor lain yang turut memengaruhi adalah kemungkinan pemerintah perlu menyusun anggaran belanja tambahan untuk tahun fiskal ini.

Kepala Ekonom Pasar SMBC Nikko Securities, Maruyama Yoshimasa, juga menyoroti kenaikan imbal hasil di luar negeri sebagai faktor pendorong. Ia meyakini bahwa kombinasi antara kekhawatiran fiskal domestik, kenaikan imbal hasil global, dan arah kebijakan moneter menjadi penyebab utama tren kenaikan ini.

Maruyama menambahkan bahwa kenaikan harga minyak mentah dapat mengerek tagihan listrik dan gas dalam beberapa bulan ke depan, yang mungkin memaksa pemerintahan Takaichi untuk mengambil langkah taktis. Hal ini memperkuat spekulasi mengenai anggaran belanja tambahan yang akhirnya mendorong kenaikan imbal hasil lebih jauh.

Meski demikian, Menteri Keuangan Jepang Katayama Satsuki pada hari Jumat menepis perlunya anggaran tambahan dalam waktu dekat. Namun, ia menekankan bahwa pemerintah tetap siap bertindak secara fleksibel dalam menghadapi berbagai risiko ekonomi yang mungkin muncul.

Sumber Berita

Penerbit
NHK WORLD
Tanggal Sumber
Catatan Sumber
2026-05-15T08:52:00.000Z
Jejak Sumber
NHK WORLD / News / JAPAN
Pranala Sumber

Versi Berita.Jepang.org

Peran
Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
Pembaruan

Video Sumber

Dengarkan Artikel

Putar versi audio langsung dari browser Anda.

Menyiapkan audio browser...

Kata Kunci

obligasi jepangekonomi jepangbank of japaninflasisuku bungajgbpasar keuangan

Jejak Topik

Komentar Pembaca

Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.