Kasus Terkait Ganja di Jepang Capai Rekor Tertinggi pada 2025
Polisi Jepang menyelidiki lebih dari 6.800 orang pada 2025 karena kepemilikan atau penggunaan ganja, angka tertinggi yang pernah tercatat. Data ini menunjukkan penyebaran ganja makin luas di kalangan anak muda.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Kasus Terkait Ganja di Jepang Capai Rekor Tertinggi pada 2025
Badan Kepolisian Nasional Jepang menyatakan total 6.832 orang diselidiki di seluruh negeri pada 2025. Dari jumlah itu, 1.373 orang berusia 10 hingga 19 tahun, sementara 3.633 lainnya berusia 20-an.
Jika digabungkan, kedua kelompok usia tersebut mencakup sekitar 70 persen dari total kasus.
Tahun lalu, polisi juga menanyai lebih dari 1.000 orang yang diselidiki karena kepemilikan atau penggunaan ganja mengenai dari mana mereka memperoleh narkoba tersebut. Lebih dari 40 persen responden berusia di bawah 30 tahun mengatakan mereka membelinya secara online, dan dari kelompok itu, lebih dari 90 persen menyebut platform media sosial seperti X dan Telegram.
Banyak anak muda mengatakan kepada polisi bahwa mereka memandang ganja sebagai sesuatu yang keren, trendi, dan mudah diperoleh.
Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.51 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-04-02T14:06:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.

