Kepolisian Jepang: Lebih dari 1.500 Anak Jadi Korban Kejahatan Media Sosial pada 2025
Sebanyak 1.566 anak di bawah usia 18 tahun di Jepang menjadi korban kejahatan melalui media sosial pada 2025, dengan jumlah korban usia sekolah dasar mencapai titik tertinggi dalam satu dekade.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Badan Kepolisian Nasional (NPA) Jepang melaporkan bahwa 1.566 anak di bawah usia 18 tahun menjadi korban kejahatan seksual dan tindak kriminal lainnya melalui platform media sosial pada tahun 2025. Siswa sekolah menengah pertama menempati urutan teratas dengan 758 kasus, diikuti oleh siswa sekolah menengah atas sebanyak 579 kasus.
Jumlah anak sekolah dasar yang menjadi korban tercatat sebanyak 167 anak, yang merupakan angka tertinggi dalam sepuluh tahun terakhir.
Sekitar setengah dari tersangka dan korban diketahui saling mengenal melalui Instagram dan X. Sementara itu, Line—aplikasi komunikasi populer di Jepang—paling sering digunakan sebagai sarana untuk melanjutkan komunikasi lebih jauh.
Pihak kepolisian menyatakan bahwa para tersangka biasanya menarik perhatian dengan menulis pesan atau komentar yang menunjukkan ketertarikan pada hobi anak-anak. Komisaris Jenderal NPA, Yoshinobu Kusunoki, menyampaikan dalam konferensi pers pada Kamis bahwa pihaknya akan mengeluarkan peringatan terkait unggahan media sosial yang menargetkan anak-anak.
Kusunoki menambahkan bahwa kepolisian akan mengambil langkah untuk mendorong literasi media sosial dan mempromosikan penggunaan fitur penyaringan konten, mengingat usia korban kejahatan anak yang cenderung semakin muda.
Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.51 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-02-26T10:57:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
