JR East Naikkan Tarif Kereta Rata-Rata 7,1 Persen, Perdana sejak 1987
East Japan Railway resmi menaikkan tarif kereta untuk pertama kalinya dalam 37 tahun guna menutupi lonjakan biaya operasional dan menjamin keamanan layanan.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
JR East Naikkan Tarif Kereta Rata-Rata 7,1 Persen, Perdana sejak 1987
Perusahaan kereta api terbesar di Jepang, East Japan Railway (JR East), mulai menaikkan tarif layanan mereka dengan rata-rata 7,1 persen pada Sabtu. Langkah ini menandai kenaikan tarif menyeluruh pertama bagi perusahaan tersebut sejak diprivatisasi pada tahun 1987, di luar penyesuaian rutin akibat kenaikan pajak konsumsi.
Lonjakan biaya tenaga kerja menjadi salah satu faktor utama di balik kebijakan ini. JR East menyatakan bahwa perusahaan kontraktor harus menaikkan upah demi mengamankan tenaga kerja terampil yang dibutuhkan untuk pemeliharaan vital, seperti penggantian rel tua yang dilakukan antara pukul 01.00 hingga 04.00 dini hari saat kereta tidak beroperasi.
Selain faktor pekerja, harga material seperti rel dan bantalan rel juga terus meningkat. Biaya perbaikan pada tahun fiskal lalu mencapai lebih dari 300 miliar yen, melonjak 26 persen dibandingkan sepuluh tahun yang lalu.
Di sisi lain, pertumbuhan jumlah penumpang mulai melandai di angka 5,8 miliar orang per tahun setelah sempat pulih dari dampak pandemi.
Sejumlah penumpang menilai kenaikan ini tidak terhindarkan demi meningkatkan standar keselamatan, menyusul serangkaian gangguan operasional besar baru-baru ini. Salah satu insiden yang menonjol adalah penghentian layanan di Jalur Utsunomiya selama 17 jam pada Februari lalu akibat kabel listrik aliran atas yang putus.
JR East memproyeksikan tambahan pendapatan tahunan sebesar 88 miliar yen dari kenaikan tarif ini, yang akan dialokasikan untuk modernisasi fasilitas serta perekrutan tenaga teknis. Presiden JR East, Yoichi Kise, menegaskan bahwa langkah ini diperlukan agar layanan kereta tetap tangguh menghadapi bencana alam dan memberikan rasa aman bagi generasi mendatang.
Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.51 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-03-14T13:52:37.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Video Sumber
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
