Majelis Rendah Jepang Setujui Rekor Anggaran 122 Triliun Yen untuk Tahun Fiskal 2026
Majelis Rendah Jepang mengesahkan rancangan anggaran sebesar 122 triliun yen untuk tahun fiskal 2026, mencatat angka tertinggi dalam sejarah. Anggaran ini kini menunggu persetujuan Majelis Tinggi sebelum diimplementasikan pada April mendatang.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Majelis Rendah Jepang telah mengesahkan rancangan anggaran untuk tahun fiskal mendatang yang dimulai pada April 2026. Dengan nilai mencapai 122 triliun yen (sekitar 765 miliar dolar AS), anggaran ini merupakan yang terbesar dalam sejarah negara tersebut.
Rancangan tersebut kini telah dikirim ke Majelis Tinggi untuk mendapatkan persetujuan akhir.
Komite Anggaran Majelis Rendah mengadakan pertemuan pada hari Jumat yang dihadiri langsung oleh Perdana Menteri Takaichi Sanae beserta seluruh jajaran menteri kabinetnya. Meski telah disetujui, proses pembahasan ini mendapat kritik tajam dari pihak oposisi yang menganggapnya dilakukan secara terburu-buru.
Nagatsuma Akira dari Aliansi Reformis Sentris menyatakan bahwa ketua komite beberapa kali memaksakan jalannya persidangan. Menurutnya, hal ini menyulitkan parlemen untuk meninjau secara mendalam anggaran rekor yang didanai oleh para pembayar pajak tersebut.
Nagatsuma mendesak Perdana Menteri untuk menjamin agar proses yang singkat ini tidak menjadi preseden buruk di masa depan.
Menanggapi kritik tersebut, PM Takaichi menjelaskan bahwa ia tidak dapat mencampuri urusan organisasi Komite Anggaran karena hal itu merupakan wewenang anggota parlemen (Diet). Ia menegaskan telah berupaya serius dalam setiap sesi pembahasan dengan meminta kerja sama dari partai-partai oposisi demi memastikan anggaran disahkan tepat waktu sebelum tahun fiskal baru dimulai.
Rancangan undang-undang anggaran ini akhirnya disetujui dalam pemungutan suara di komite dengan dukungan dari Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa dan mitra koalisinya, Partai Inovasi Jepang (JIP). Alokasi waktu untuk sesi tanya jawab dalam pembahasan kali ini tercatat sebagai yang tersingkat sejak tahun 2000.
Di hari yang sama, sidang pleno Majelis Rendah juga mengesahkan rancangan tersebut melalui pemungutan suara mayoritas.
Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.51 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-03-13T13:26:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.