Pihak Markas Pusat Eks-Unification Church Tanggapi Perintah Pembubaran oleh Pengadilan Tokyo
Seorang anggota senior di markas pusat organisasi yang sebelumnya dikenal sebagai Gereja Unifikasi mengaku tidak terkejut dengan perintah pembubaran cabang Jepang. Ia menyoroti penurunan drastis donasi serta perlunya transparansi keuangan.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Seorang pihak yang berafiliasi dengan kantor pusat organisasi yang sebelumnya dikenal sebagai Unification Church (Gereja Unifikasi) di Korea Selatan memberikan komentar terkait putusan pengadilan di Tokyo yang memerintahkan pembubaran kelompok tersebut sebagai badan hukum keagamaan di Jepang.
Pengadilan Tinggi Tokyo mengeluarkan putusan pada hari Rabu dengan menolak banding organisasi dan menguatkan keputusan pengadilan tingkat pertama.
Pria yang telah lama bergabung dengan kantor pusat tersebut mengatakan kepada NHK bahwa ia tidak terkejut dengan perintah pengadilan. Menurutnya, apa yang selama ini diperkirakan akhirnya benar-benar terjadi.
Mengenai dampak putusan tersebut, ia menjelaskan bahwa donasi dari Jepang sangat besar, namun kini telah menurun secara signifikan. Ia menyebut jika aliran dana tersebut terhenti, organisasi di Korea Selatan akan menghadapi banyak kendala.
Ia juga menyoroti masalah utama lainnya, yaitu kemungkinan munculnya disorientasi atau kebingungan di kalangan pengikut.
Sebelum putusan pengadilan keluar, ia menyebut sekitar 500 orang yang terkait dengan organisasi menghadiri pertemuan di Korea Selatan pada hari Senin.
Dalam pertemuan itu, para peserta diberitahu bahwa organisasi akan tetap berjalan seperti biasa meskipun status badan hukum di Jepang dicabut, dan mereka diminta untuk tidak merasa cemas.
Ia menggambarkan acara tersebut sebagai pertemuan di mana para peserta bertekad untuk tetap menjalankan kegiatan dengan sepenuh hati dan tidak goyah terhadap apa pun yang terjadi.
Ia meyakini bahwa meski organisasi menghadapi kesulitan, kelompok tersebut akan mampu melewati krisis ini.
Ia menambahkan bahwa kelompok tersebut berniat untuk menghadapi situasi ini dengan keteguhan sebagai kelompok keagamaan asal Korea Selatan.
Selain itu, ia mencatat bahwa organisasi harus merenungkan apakah mereka telah gagal melakukan hal yang semestinya atau telah menyimpang dari tujuan awal, sehingga sekarang adalah saatnya untuk kembali ke prinsip dasar.
Ia menegaskan bahwa organisasi perlu bekerja keras untuk mewujudkan transparansi keuangan yang lebih baik.
Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.51 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-03-04T11:19:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
