Menlu Tiongkok Kritik Jepang di Konferensi Keamanan Munich Terkait Isu Taiwan
Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi mengecam pernyataan PM Jepang Takaichi Sanae soal Taiwan, sementara Tokyo menegaskan posisinya sebagai negara pasifis.
Arsip Visual
Dokumentasi Visual Beralih ke Arsip
Halaman asli sudah tidak lagi aktif. Naskah tetap ditayangkan dengan pranala arsip. Rujukan sumbernya masih bisa ditelusuri.
Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi kembali melontarkan kritik keras terhadap Jepang dalam Konferensi Keamanan Munich di Jerman pada Sabtu. Menanggapi pertanyaan tentang situasi di kawasan Asia-Pasifik, Wang menyerukan kewaspadaan terhadap apa yang ia sebut sebagai tren berbahaya yang muncul di Jepang.
Wang menyoroti pernyataan Perdana Menteri Takaichi Sanae tahun lalu mengenai potensi keadaan darurat di Taiwan, yang dinilai menantang kedaulatan Tiongkok dan tatanan dunia pasca-Perang Dunia Kedua. Ia menyatakan bahwa 1,4 miliar rakyat Tiongkok tidak dapat menerimanya, seraya menuduh bahwa ambisi Jepang untuk menjajah Taiwan belum surut dan bayang-bayang militerisme masa lalu masih membayangi.
Menteri Luar Negeri Jepang Motegi Toshimitsu merespons dengan menegaskan bahwa Jepang telah konsisten menempuh jalan sebagai negara pasifis sejak berakhirnya Perang Dunia Kedua. Motegi menyatakan tuduhan Tiongkok tidak berdasar pada fakta dan menegaskan komitmen berkelanjutan Jepang terhadap perdamaian serta kemakmuran global.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-02-14T22:00:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / ASIA
Pranala sumber asli tidak lagi tersedia. Versi arsip ditemukan.
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
