Lewati ke konten utama
Berita.Jepang.org

Takaichi Tekankan Tiga Fokus Utama dalam Pidato Kebijakan Luar Negeri di Vietnam

Perdana Menteri Takaichi Sanae memaparkan penguatan rantai pasok energi, perluasan kemitraan ekonomi, dan keamanan maritim sebagai prioritas Jepang di kawasan Indo-Pasifik.

NHK WORLD1 mnt

Bagikan Artikel

Perdana Menteri Jepang Takaichi Sanae saat menyampaikan pidato kebijakan luar negeri di sebuah universitas di Hanoi, Vietnam.

Visual Utama

Takaichi Tekankan Tiga Fokus Utama dalam Pidato Kebijakan Luar Negeri di Vietnam

Tutup
Perdana Menteri Jepang Takaichi Sanae saat menyampaikan pidato kebijakan luar negeri di sebuah universitas di Hanoi, Vietnam.

Perdana Menteri Jepang Takaichi Sanae menyampaikan pidato mengenai kebijakan luar negeri Jepang di Vietnam dengan mengedepankan visi Indo-Pasifik yang Bebas dan Terbuka. Di tengah situasi global yang kian menantang, ia menjabarkan tiga prioritas utama, termasuk penguatan rantai pasok energi.

Berbicara di sebuah universitas di Hanoi pada hari Sabtu, Takaichi mengenang kembali konsep Indo-Pasifik yang Bebas dan Terbuka yang pertama kali dicetuskan oleh Perdana Menteri Abe Shinzo sepuluh tahun lalu. Takaichi menegaskan bahwa meski dinamika kawasan telah banyak berubah, landasan konsep tersebut tetap kokoh.

Jepang berkomitmen untuk berperan lebih aktif dalam membangun tatanan internasional yang berlandaskan pada kebebasan, keterbukaan, dan supremasi hukum. Takaichi juga menyoroti pentingnya merespons realitas baru, seperti persaingan geopolitik yang menajam serta percepatan inovasi teknologi.

Tiga bidang utama yang menjadi fokus Jepang mencakup penguatan rantai pasok untuk energi dan sumber daya penting. Hal ini juga meliputi promosi riset dan pengembangan kecerdasan buatan, serta peningkatan infrastruktur kabel bawah laut.

Fokus kedua adalah memperluas tatanan ekonomi berbasis aturan dengan mendorong lebih banyak negara untuk bergabung dalam pakta perdagangan Kemitraan Trans-Pasifik (TPP). Langkah ini juga bertujuan menyusun regulasi guna mencegah ketergantungan berlebih pada negara tertentu untuk sumber daya strategis.

Terakhir, Takaichi menekankan pentingnya kerja sama keamanan sebagai pilar ketiga. Ia menyatakan bahwa Jepang akan mendukung peningkatan kapasitas keamanan maritim melalui program Bantuan Keamanan Resmi (Official Security Assistance atau OSA).

Sumber Berita

Penerbit
NHK WORLD
Tanggal Sumber
Catatan Sumber
2026-05-02T11:17:00.000Z
Jejak Sumber
NHK WORLD / News / JAPAN
Pranala Sumber

Versi Berita.Jepang.org

Peran
Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
Pembaruan

Dengarkan Artikel

Putar versi audio langsung dari browser Anda.

Menyiapkan audio browser...

Kata Kunci

takaichi sanaejepangvietnamkebijakan luar negeriindo-pasifikrantai pasoktppkeamanan maritim

Jejak Topik

Komentar Pembaca

Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.