Jepang dan Filipina Akan Tinjau Kembali Perjanjian Kemitraan Ekonomi
Perdana Menteri Takaichi Sanae dan Presiden Ferdinand Marcos Jr. dijadwalkan bertemu di Tokyo untuk membahas penguatan rantai pasok mineral kritis dan kerja sama keamanan.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Jepang dan Filipina Akan Tinjau Kembali Perjanjian Kemitraan Ekonomi
Perdana Menteri Jepang Takaichi Sanae dan Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. dijadwalkan mengadakan pembicaraan di Tokyo pada Kamis malam. Keduanya diperkirakan akan sepakat untuk melanjutkan studi terkait peninjauan perjanjian kemitraan ekonomi (EPA) bilateral guna memperkuat rantai pasok mineral kritis dan energi.
Pertemuan di Istana Tamu Negara tersebut akan membahas pembentukan aturan dan kerangka kerja guna meningkatkan ketahanan rantai pasok di tengah situasi Timur Tengah. Upaya ini mencakup kemungkinan pengadaan sumber daya secara bersama jika terjadi krisis.
Langkah tersebut sejalan dengan pembaruan visi "Indo-Pasifik yang Bebas dan Terbuka" (FOIP) yang diusung Takaichi. Ia menekankan pentingnya menciptakan aturan global guna menghindari ketergantungan pada negara tertentu untuk pasokan bahan-bahan penting.
Selain isu ekonomi, kedua pemimpin diharapkan mengonfirmasi penguatan kerja sama keamanan bilateral. Hal ini menyusul keputusan pemerintah Jepang yang pada prinsipnya kini mengizinkan ekspor senjata mematikan ke negara mitra.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-05-27T23:22:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Video Sumber
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
