Hujan Lebat di Prefektur Chiba Jepang Sebabkan 10 Orang Tewas, 2.500 Kendaraan Ditinggalkan di Jalan
Pihak berwenang di Prefektur Chiba mengonfirmasi korban tewas akibat hujan lebat bertambah menjadi 10 orang. Sekitar 2.500 kendaraan dilaporkan ditinggalkan di jalan setelah terendam banjir.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Hujan Lebat di Prefektur Chiba Jepang Sebabkan 10 Orang Tewas, 2.500 Kendaraan Ditinggalkan di Jalan
Pihak berwenang di Prefektur Chiba, sebelah timur Tokyo, menyatakan bahwa satu orang lagi telah dipastikan meninggal dunia setelah hujan lebat pemecah rekor melanda wilayah tersebut. Temuan ini menambah jumlah korban tewas menjadi 10 orang.
Pemerintah Kota Chiba melaporkan bahwa sekitar 2.500 kendaraan ditinggalkan pemiliknya setelah terendam banjir, dan proses pemindahan kendaraan-kendaraan tersebut saat ini tengah berlangsung.
Gugusan awan hujan lebat mulai terbentuk di prefektur tersebut pada Kamis malam, membawa curah hujan berintensitas rekor. Kota Chiba mencatat curah hujan sekitar tiga kali lipat dari rata-rata bulan Agustus hanya dalam kurun waktu setengah hari.
Korban tewas terbaru yang dikonfirmasi adalah seorang pria berusia 30-an tahun. Para pejabat menyatakan bahwa ia meninggal akibat keracunan karbon monoksida saat menyalakan generator di kediamannya di Kota Chiba ketika terjadi pemadaman listrik.
Pemerintah prefektur menyampaikan bahwa 2 rumah hancur total, 11 rumah mengalami rusak sedang, dan 29 struktur bangunan mengalami rusak sebagian. Banjir juga berdampak pada hampir 1.500 rumah warga.
Pejabat setempat menyatakan bahwa hingga Minggu pukul 13.30, sebanyak 101 orang masih tinggal di tempat-tempat penampungan evakuasi yang ditunjuk oleh pemerintah daerah.
Otoritas Kota Chiba mendapati sekitar 2.500 kendaraan terlantar di jalan-jalan yang dikelola pemerintah kota antara Sabtu hingga Minggu. Sekitar 2.000 di antaranya ditinggalkan di bahu jalan, sementara sekitar 500 kendaraan lainnya sempat mengganggu kelancaran lalu lintas.
Para pejabat menyebutkan bahwa sekitar 300 kendaraan di antaranya telah dipindahkan ke pinggir jalan. Empat hari setelah hujan lebat pemecah rekor tersebut, warga di wilayah terdampak terus membersihkan rumah, memindahkan kendaraan yang terendam banjir, dan menata kembali kehidupan mereka.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-08-16T20:40:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
