Lewati ke konten utama
Berita.Jepang.org

Hujan Lebat Diperkirakan Melanda Wilayah Barat hingga Timur Jepang dalam Beberapa Hari Mendatang

Badan Meteorologi Jepang memperingatkan potensi hujan lebat di wilayah barat hingga timur Jepang dalam beberapa hari mendatang akibat Badai Tropis Krovanh dan front hujan musim gugur. Masyarakat diimbau untuk memantau informasi cuaca terkini dan mengevakuasi diri sebelum Peringatan Darurat Level 4 diterbitkan.

NHK WORLD1 mnt

Bagikan Artikel

Ilustrasi peta prakiraan cuaca dan potensi hujan deras di wilayah Jepang.

Visual Utama

Hujan Lebat Diperkirakan Melanda Wilayah Barat hingga Timur Jepang dalam Beberapa Hari Mendatang

Tutup
Ilustrasi peta prakiraan cuaca dan potensi hujan deras di wilayah Jepang.

Petugas cuaca memperingatkan bahwa curah hujan diperkirakan cukup lebat di wilayah barat hingga timur Jepang dalam beberapa hari mendatang, seiring lokasi badai tropis dan pola tekanan udara yang hampir tidak berubah. Badan Meteorologi Jepang (JMA) pada Rabu mengeluarkan prakiraan cuaca terkait Badai Tropis Krovanh dan front hujan yang diperkirakan bertahan di dekat negara tersebut.

Pihak berwenang menyatakan Krovanh tidak terlalu kuat dan bergerak ke utara menuju Okinawa serta Amami hingga Jumat, tetapi kemudian berpotensi tidak bergerak. Sementara itu, front hujan musim gugur di dekat Jepang utara diperkirakan bergerak ke selatan dan menetap di wilayah barat hingga timur Jepang mulai Kamis.

Front tersebut berpotensi menjadi aktif akibat aliran udara hangat dan lembap dari tepi sistem tekanan tinggi maupun dari sekitar badai. Pola tekanan ini diperkirakan bertahan hampir tanpa perubahan hingga sekitar Senin, sehingga memicu curah hujan dalam jumlah besar di wilayah barat hingga timur Jepang.

Kendati demikian, para pejabat menyatakan saat ini masih sulit memprediksi secara pasti wilayah mana yang akan diguyur hujan lebat serta intensitas curah hujannya. Hal ini disebabkan ketidakpastian posisi badai dan front hujan, di mana sedikit pergeseran lokasi saja dapat mengubah area pembentukan awan hujan.

Para pejabat menjelaskan bahwa udara lembap dari badai tropis yang mengalir ke front hujan stasioner merupakan pola khas yang memicu hujan deras di Jepang. Pejabat senior JMA Nagayama Ryuji menyampaikan bahwa meski waktu dan lokasi pastinya belum dapat dipastikan, kondisi yang memungkinkan terjadinya hujan deras akan terus berlanjut.

Ia mengimbau masyarakat untuk memantau informasi cuaca terkini dan mengevakuasi diri dari area berbahaya sebelum Peringatan Darurat Level 4 diterbitkan.

Sumber Berita

Penerbit
NHK WORLD
Tanggal Sumber
Catatan Sumber
2026-09-02T13:07:00.000Z
Jejak Sumber
NHK WORLD / News / JAPAN
Pranala Sumber

Versi Berita.Jepang.org

Peran
Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
Pembaruan

Video Sumber

Dengarkan Artikel

Putar versi audio langsung dari browser Anda.

Menyiapkan audio browser...

Kata Kunci

Jejak Topik

Komentar Pembaca

Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.