Jepang Upayakan Telepon PM Takaichi dan Donald Trump Bahas Hasil KTT AS-Tiongkok
Pemerintah Jepang tengah mengatur pembicaraan telepon antara PM Takaichi Sanae dan Presiden AS Donald Trump pasca-pertemuan dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping. Tokyo ingin mendalami hasil diskusi terkait isu Taiwan dan kontrol ekspor tanah jarang.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Jepang Upayakan Telepon PM Takaichi dan Donald Trump Bahas Hasil KTT AS-Tiongkok
Pemerintah Jepang tengah melakukan pengaturan agar Perdana Menteri Takaichi Sanae dapat berbicara melalui telepon dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai hasil pertemuan puncaknya dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping. Tokyo mengharapkan pembicaraan tersebut dapat dilakukan setelah Trump meninggalkan Beijing pada hari Jumat.
Trump telah bertemu dengan Xi di ibu kota Tiongkok pada hari Kamis. Kedua pemimpin dijadwalkan untuk kembali bertukar pendapat dalam jamuan makan siang pada hari Jumat sebelum Trump bertolak dari Tiongkok.
Sumber pemerintah Jepang menyatakan bahwa Tokyo sangat ingin mengetahui rincian pembahasan antara pihak Amerika Serikat dan Tiongkok terkait isu-isu regional seperti Taiwan serta kontrol ekspor Tiongkok terhadap elemen tanah jarang (rare earth).
Sekretaris Kabinet Kihara Minoru menyatakan pada hari Kamis bahwa pemerintah akan merespons secara tepat sembari terus mengumpulkan informasi, termasuk mengenai kemungkinan dampak pertemuan tersebut bagi kepentingan nasional Jepang.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-05-14T20:10:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Video Sumber
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
