Nissan Proyeksikan Rugi Bersih 4,2 Miliar Dolar AS pada Tahun Fiskal 2025
Nissan memperkirakan kerugian tahunan kedua berturut-turut sebesar 650 miliar yen akibat beban biaya restrukturisasi dan dampak kebijakan tarif Amerika Serikat.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Nissan Motor memproyeksikan kerugian tahunan untuk tahun kedua berturut-turut seiring pembengkakan biaya restrukturisasi. Produsen otomotif asal Jepang tersebut memperkirakan defisit sebesar 650 miliar yen atau sekitar 4,2 miliar dolar AS untuk tahun fiskal yang berakhir pada Maret mendatang.
Dalam pembaruan prospek keuangan yang dirilis Kamis, Nissan juga memproyeksikan rugi operasional tahun fiskal ini sebesar 60 miliar yen (sekitar 390 juta dolar AS). Angka ini lebih rendah dibandingkan perkiraan sebelumnya yang mematok kerugian operasional sebesar 275 miliar yen atau sekitar 1,8 miliar dolar AS.
Untuk periode April hingga Desember, penjualan bersih Nissan turun 6,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya menjadi 8,57 triliun yen. Kerugian operasional selama sembilan bulan tersebut tercatat sebesar 10,1 miliar yen, sementara rugi bersih mencapai 250,2 miliar yen atau sekitar 1,6 miliar dolar AS.
Nissan mengungkapkan bahwa kebijakan tarif dari pemerintahan Presiden AS Donald Trump telah memangkas laba operasional perusahaan sebesar 1,5 miliar dolar AS. Hal tersebut menjadi pemicu utama kerugian yang dialami perusahaan sepanjang periode April hingga Desember tersebut.
Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.51 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-02-13T03:32:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / BIZTCH
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.