Lewati ke konten utama
Berita.Jepang.org

Yen Melemah setelah Menkeu AS Scott Bessent Bantah Intervensi Pasar

Menteri Keuangan AS Scott Bessent menegaskan kembali kebijakan dolar kuat, meredam spekulasi intervensi pasar bersama yang sempat mendorong penguatan yen ke level 152.

NHK WORLD1 mnt

Bagikan Artikel

Visual Tidak DisediakanNHK WORLD

Tanpa Visual Pendamping

Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual

Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.

Ekonomi29 Jan 2026

Laju penguatan mata uang yen terhenti menyusul pernyataan Menteri Keuangan AS Scott Bessent. Ia menegaskan bahwa pemerintah Amerika Serikat tetap menjalankan kebijakan dolar kuat, sekaligus meredam spekulasi mengenai adanya intervensi pasar mata uang.

Sebelumnya, yen sempat menguat karena ekspektasi bahwa Jepang dan AS akan melakukan intervensi pasar bersama. Spekulasi ini meningkat pada Selasa lalu setelah Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan akan menoleransi pelemahan dolar, yang sempat mendorong nilai tukar yen ke level 152 per dolar AS.

Namun pada Rabu, Bessent meredam momentum penguatan tersebut. Dalam wawancara dengan CNBC, ia menekankan bahwa AS selalu memegang kebijakan dolar kuat demi menjaga stabilitas ekonomi.

Saat ditanya apakah AS sedang melakukan intervensi di pasar mata uang saat ini, Bessent dengan tegas membantahnya. Sumber pasar menilai pernyataan tersebut bertujuan untuk memperhalus dampak dari komentar Trump sebelumnya yang sempat memicu gejolak pasar.

Pelemahan dolar lebih lanjut dikhawatirkan dapat memicu para pelaku pasar untuk melepas mata uang tersebut beserta obligasi AS. Nilai tukar yen sempat melemah hingga menyentuh level 154 terhadap dolar sebelum akhirnya diperdagangkan di kisaran bawah hingga pertengahan 153.

Di sisi lain, ketidakpastian kebijakan AS justru mendorong kenaikan harga emas, yang dianggap sebagai aset aman (safe-haven). Kontrak berjangka emas di New York mencetak rekor tertinggi sepanjang masa dengan menembus angka 5.500 dolar per ons pada Rabu.

Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.51 WIB

Sumber Berita

Penerbit
NHK WORLD
Tanggal Sumber
Catatan Sumber
2026-01-29T06:12:02.000Z
Jejak Sumber
NHK WORLD / News / BIZTCH
Pranala Sumber

Dengarkan Artikel

Putar versi audio langsung dari browser Anda.

Menyiapkan audio browser...

Kata Kunci

Jejak Topik

Komentar Pembaca

Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.