Lewati ke konten utama
Berita.Jepang.org

Ibu Korban Penculikan Korea Utara Desak Pemerintah Jepang Segera Pulangkan Seluruh Korban

Menjelang usianya yang ke-90, Yokota Sakie mendesak pemerintah Jepang meningkatkan upaya untuk memulangkan warga yang diculik oleh Korea Utara puluhan tahun silam.

NHK WORLD1 mnt

Bagikan Artikel

Visual Tidak DisediakanNHK WORLD

Tanpa Visual Pendamping

Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual

Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.

Politik27 Jan 2026

Yokota Sakie, ibu dari seorang warga Jepang yang diculik oleh Korea Utara puluhan tahun lalu, mendesak pemerintah Jepang untuk meningkatkan upaya pemulangan seluruh korban penculikan. Yokota mengadakan konferensi pers pada Selasa, menjelang hari ulang tahunnya yang ke-90 pada 4 Februari mendatang.

Putrinya, Megumi, diculik saat pulang sekolah di Kota Niigata pada tahun 1977 ketika masih berusia 13 tahun.

Yokota mengungkapkan kesedihannya karena masalah ini belum juga terselesaikan setelah sekian lama, sementara nasib para korban masih tidak diketahui. Meski saat ini ia masih bisa beraktivitas, ia menyadari kondisi fisiknya mulai melemah dan khawatir akan meninggal dunia tanpa sempat bertemu putrinya, menyusul anggota keluarga korban penculikan lainnya yang telah berpulang.

Setiap hari, Yokota mengaku menjalani hidup dengan keyakinan penuh bahwa "Megumi-chan" dalam keadaan sehat. Ia sempat merasa tertekan saat membayangkan kehidupan putrinya di Korea Utara, termasuk kekhawatiran mengenai asupan makanannya.

Namun, ia mencoba untuk tidak terlalu memikirkan hal-hal tersebut dan terus berdoa dengan sungguh-sungguh.

Ia menegaskan bahwa pemerintah harus melakukan segala upaya, terlepas dari rintangan yang ada, untuk membawa pulang seluruh korban. Pemerintah Jepang mencatat setidaknya 17 warga Jepang diculik oleh agen Korea Utara pada tahun 1970-an dan 1980-an.

Dari jumlah tersebut, lima orang telah kembali ke Jepang setelah pertemuan puncak bilateral pada tahun 2002, namun keberadaan 12 lainnya masih belum diketahui. Yokota kini merupakan satu-satunya orang tua yang masih hidup di antara keluarga korban penculikan resmi yang belum ditemukan.

Pihak keluarga terus mendesak pemerintah untuk segera mewujudkan pemulangan seluruh korban.

Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.51 WIB

Sumber Berita

Penerbit
NHK WORLD
Tanggal Sumber
Catatan Sumber
2026-01-27T13:30:00.000Z
Jejak Sumber
NHK WORLD / News / JAPAN
Pranala Sumber

Dengarkan Artikel

Putar versi audio langsung dari browser Anda.

Menyiapkan audio browser...

Kata Kunci

Jejak Topik

Komentar Pembaca

Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.