Lewati ke konten utama
Berita.Jepang.org

Ibu Kota Kuno Jepang dan Situs Terkait Diperkirakan Masuk Daftar Warisan Dunia

UNESCO diperkirakan akan memasukkan situs arkeologi ibu kota kuno Asuka dan Fujiwara di Nara ke Daftar Warisan Dunia. Keputusan dijadwalkan dibahas pada 24–27 Juli di sidang Komite Warisan Dunia di Busan.

NHK WORLD1 mnt

Bagikan Artikel

Lanskap situs arkeologi ibu kota kuno Asuka dan Fujiwara di Prefektur Nara, Jepang

Visual Utama

Ibu Kota Kuno Jepang dan Situs Terkait Diperkirakan Masuk Daftar Warisan Dunia

Tutup
Lanskap situs arkeologi ibu kota kuno Asuka dan Fujiwara di Prefektur Nara, Jepang

UNESCO, badan kebudayaan PBB, diperkirakan akan menambahkan situs arkeologi ibu kota kuno Jepang beserta situs terkaitnya ke Daftar Warisan Dunia. Sidang Komite Warisan Dunia UNESCO dibuka di Busan, Korea Selatan, pada hari Minggu.

Pemerintah Jepang merekomendasikan situs Ancient Capitals of Asuka and Fujiwara di bagian barat Prefektur Nara sebagai calon Warisan Dunia. Situs arkeologi itu berasal dari akhir abad ke-6 hingga awal abad ke-8 dan terletak di Desa Asuka, Kota Kashihara, dan Kota Sakurai.

Pembahasan mengenai pendaftaran ibu kota kuno tersebut dijadwalkan berlangsung pada 24–27 Juli. Bulan lalu, badan penasihat UNESCO menyatakan Asuka dan Fujiwara layak didaftarkan sebagai Warisan Dunia. Badan itu memberikan penilaian tertinggi dari empat tingkat evaluasi.

Jika terdaftar, situs itu akan menjadi Warisan Dunia ke-27 bagi Jepang.

Sumber Berita

Penerbit
NHK WORLD
Tanggal Sumber
Catatan Sumber
2026-07-19T09:10:34.000Z
Jejak Sumber
NHK WORLD / News / JAPAN
Pranala Sumber

Versi Berita.Jepang.org

Peran
Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
Pembaruan

Video Sumber

Dengarkan Artikel

Putar versi audio langsung dari browser Anda.

Menyiapkan audio browser...

Kata Kunci

warisan dunia unescoasuka fujiwaraibu kota kuno jepangnarasitus arkeologikomite warisan dunia busan

Jejak Topik

Komentar Pembaca

Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.