Pemerintah Jepang Akan Menerima Lebih Banyak Pekerja Asing
Pemerintah Jepang akan menerima hingga sekitar 1,23 juta pekerja asing pada Maret 2029 melalui dua program, yakni untuk pekerja terampil dan peserta pelatihan. Kebijakan operasional per sektor untuk kedua program itu telah disetujui dalam rapat kabinet pada Jumat.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Pemerintah berencana menerima pekerja asing melalui Sistem Specified Skilled Worker yang sudah ada dan Program Employment for Skill Development yang akan diperkenalkan pada 1 April tahun depan. Program baru ini bertujuan melatih pekerja agar pada dasarnya dapat mencapai tingkat pekerja berketerampilan tertentu dalam waktu tiga tahun.
Dalam program untuk pekerja berketerampilan tertentu, 805.700 orang akan diterima di 19 bidang industri, termasuk manufaktur produk industri serta produksi makanan dan minuman. Program pelatihan baru diperkirakan menampung 426.200 orang di 17 bidang industri, dua sektor lebih sedikit daripada program untuk pekerja terampil, yaitu transportasi otomotif dan penerbangan.
Pemerintah mengatakan 1,23 juta adalah jumlah maksimum yang akan diterima. Angka itu disusun dengan mempertimbangkan prospek tenaga kerja yang tersedia di dalam negeri serta peningkatan produktivitas.
Seusai rapat kabinet, Menteri Kehakiman Hiraguchi Hiroshi mengatakan pemerintah akan berupaya merombak program yang ada dan menyiapkan peluncuran sistem baru.
Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.51 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-01-23T07:26:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
