Ukraina Menerima Rel Buatan Jepang untuk Memulihkan Jaringan Transportasi yang Rusak
Ukraina menerima 3.000 ton rel buatan Jepang untuk membantu memperbaiki jaringan transportasi yang rusak parah akibat serangan Rusia. Serah terima berlangsung di Kyiv pada Kamis dengan kehadiran pejabat Jepang dan JICA.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Jepang telah mengirimkan rel buatan dalam negeri ke Ukraina untuk membantu memulihkan jaringan transportasi yang rusak parah akibat serangan Rusia. Upacara serah terima rel kepada operator kereta api milik negara Ukraina digelar di ibu kota Kyiv pada Kamis.
Hadir dalam acara itu Duta Besar Jepang untuk Ukraina Nakagome Masashi dan pejabat Japan International Cooperation Agency, atau JICA. Hattori Osamu, kepala kantor JICA di Ukraina, mengatakan dalam pidatonya bahwa Jepang akan terus berdiri bersama Ukraina dan rakyatnya di jalan menuju pemulihan dan perdamaian.
Pengiriman terbaru dari Jepang ke Ukraina itu mencakup 3.000 ton rel, yang setara dengan sekitar 22 kilometer lintasan. Operator kereta api tersebut mengatakan pasukan Rusia menyerang fasilitas perkeretaapian Ukraina sekitar 1.200 kali pada 2025, lonjakan tajam dari tahun sebelumnya.
Oleksandr Pertsovskyi, ketua dewan manajemen operator itu, menyampaikan terima kasih dan mengatakan bahwa dukungan Jepang sangat penting bagi Ukraina untuk menjaga kereta apinya tetap beroperasi.
Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.51 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-01-23T00:12:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / WORLD
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
