Saham Tokyo Turun 3 Hari Berturut-turut Akibat Kekhawatiran Konflik Iran
Indeks Nikkei 225 anjlok 3,6 persen seiring kecemasan investor bahwa konflik Iran yang berkepanjangan dan kenaikan harga minyak akan memicu perlambatan ekonomi global.
Pantau Arus Ekonomi
Ikuti perkembangan pasar, industri, konsumsi, pariwisata ekonomi, dan arah kebijakan bisnis Jepang dalam satu meja editorial. Memuat arsip 90 hari terakhir. Arsip lengkap mencakup Juni 2024 - Mei 2026.
Cakupan
Juni 2024 - Mei 2026
Arsip Tiga Bulan Terakhir
Indeks Nikkei 225 anjlok 3,6 persen seiring kecemasan investor bahwa konflik Iran yang berkepanjangan dan kenaikan harga minyak akan memicu perlambatan ekonomi global.

MYA
Visual tidak tersedia
Kadokawa dan Aniplex resmi mendirikan Animec Inc., perusahaan patungan yang fokus secara eksklusif pada distribusi dan pemasaran film anime di bioskop untuk memaksimalkan potensi pasar animasi Jepang.
Badan Urusan Kebudayaan Jepang berencana memberlakukan perbedaan tarif masuk bagi wisatawan asing dan domestik di 12 museum nasional untuk menutupi biaya layanan multibahasa.
Menteri Ekonomi Jepang menegaskan cadangan minyak nasional hanya akan digunakan untuk menjamin stabilitas pasokan jika terjadi kelangkaan, bukan untuk menekan harga pasar.
Indeks Nikkei 225 jatuh lebih dari 3 persen menyusul ancaman gangguan pasokan minyak di Selat Hormuz dan ketidakpastian konflik di Iran.
Indeks Nikkei 225 ditutup turun 1,35 persen setelah laporan penutupan Selat Hormuz memicu kekhawatiran gangguan pasokan minyak mentah dunia.
Gangguan pasokan minyak di Selat Hormuz akibat konflik dapat menekan konsumsi rumah tangga dan memaksa Bank of Japan menunda kenaikan suku bunga.
Dampak konflik Iran memicu kenaikan harga minyak mentah ke level tertinggi dalam 13 bulan, sementara investor beralih ke emas sebagai aset aman.
Perdana Menteri Sanae Takaichi menyatakan Jepang akan menempuh segala langkah diplomatik untuk meredakan situasi di Iran dan memprioritaskan keselamatan warga negaranya di kawasan tersebut.

MYA
Visual tidak tersedia
Distributor e-book raksasa Media Do mengakuisisi 100% saham Seven Seas Entertainment senilai US$80 juta untuk mempercepat ekspansi global dan memperkuat jalur distribusi fisik di pasar internasional.