Saham Tokyo Melemah Akibat Ketegangan di Timur Tengah
Indeks Nikkei 225 ditutup turun 1,35 persen setelah laporan penutupan Selat Hormuz memicu kekhawatiran gangguan pasokan minyak mentah dunia.
Arsip Visual
Dokumentasi Visual Beralih ke Arsip
Halaman asli sudah tidak lagi aktif. Naskah tetap ditayangkan dengan pranala arsip. Rujukan sumbernya masih bisa ditelusuri.
Pasar saham Jepang bereaksi tajam terhadap serangan AS-Israel ke Iran, dengan indeks acuan melemah segera setelah pembukaan perdagangan pada Senin. Penurunan tersebut dipicu oleh laporan bahwa Selat Hormuz secara efektif ditutup, sehingga menghambat pasokan minyak mentah dari Timur Tengah.
Indeks Nikkei 225 turun hampir di seluruh sektor dan sempat anjlok 2,6 persen di awal sesi. Meski sempat menguat kembali, indeks tetap ditutup melemah 1,35 persen pada level 58.057.
Koreksi ini terjadi setelah bursa Tokyo mencatat rekor tertinggi selama tiga hari berturut-turut. Analis menilai investor kini cenderung menghindari risiko karena lonjakan harga energi dikhawatirkan akan memicu kenaikan inflasi global.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-03-02T12:35:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / BIZTCH
Pranala sumber asli tidak lagi tersedia. Buka arsip Wayback untuk melihat salinan yang tersedia.
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.