Harga Minyak Mentah dan Emas di Jepang Melonjak setelah Serangan terhadap Iran
Dampak konflik Iran memicu kenaikan harga minyak mentah ke level tertinggi dalam 13 bulan, sementara investor beralih ke emas sebagai aset aman.
Arsip Visual
Dokumentasi Visual Beralih ke Arsip
Halaman asli sudah tidak lagi aktif. Naskah tetap ditayangkan dengan pranala arsip. Rujukan sumbernya masih bisa ditelusuri.
Dampak konflik Iran terasa di pasar komoditas Jepang pada hari Senin. Harga minyak melonjak ke level tertinggi dalam 13 bulan karena kekhawatiran pasokan, sementara investor membeli emas sebagai aset aman.
Minyak mentah Timur Tengah untuk pengiriman Juli menyentuh 72.430 yen, atau lebih dari 460 dolar AS per kiloliter di Tokyo. Angka ini naik sekitar 9 persen dari penutupan Jumat dan merupakan level tertinggi sejak Januari tahun lalu.
Sementara itu, harga emas berada di dekat level tertinggi sepanjang masa. Dealer logam mulia berbasis di Tokyo, Tanaka Precious Metal Technologies, mengatakan harga ritel sempat naik hampir 4 persen dari Jumat menjadi 29.865 yen, atau lebih dari 190 dolar AS per gram.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-03-02T08:57:21.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / BIZTCH
Pranala sumber asli tidak lagi tersedia. Versi arsip ditemukan.
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.