TEPCO Targetkan Aktivasi Kembali Reaktor Nuklir no. 6 pada 9 Februari
Tokyo Electric Power Company (TEPCO) bersiap mengaktifkan kembali reaktor No. 6 di Niigata setelah sempat dihentikan akibat masalah teknis pada sistem alarm batang kendali.
Pantau Arus Ekonomi
Ikuti perkembangan pasar, industri, konsumsi, pariwisata ekonomi, dan arah kebijakan bisnis Jepang dalam satu meja editorial. Memuat arsip 90 hari terakhir. Arsip lengkap mencakup April 2025 - April 2026.
Cakupan
April 2025 - April 2026
Arsip Tiga Bulan Terakhir
Tokyo Electric Power Company (TEPCO) bersiap mengaktifkan kembali reaktor No. 6 di Niigata setelah sempat dihentikan akibat masalah teknis pada sistem alarm batang kendali.
Tiga grup perbankan terbesar Jepang membukukan rekor laba bersih berkat kenaikan suku bunga dan peningkatan pendapatan dari sektor korporasi.

MYA
Visual tidak tersedia
Aniplex resmi mengambil alih seluruh saham Egg Firm untuk mempererat kerja sama dalam pengembangan proyek besar seperti Mushoku Tensei dan Sword Art Online.
Prudential Life Insurance Jepang menghentikan sementara penjualan polis baru selama 90 hari mulai Senin mendatang untuk merombak tata kelola menyusul skandal penyalahgunaan dana nasabah.
Bank komersial di Jepang meningkatkan pembiayaan bagi industri pembuatan kapal guna mendukung kebijakan keamanan ekonomi pemerintah.
Indeks Nikkei 225 mencapai level tertinggi sepanjang masa pada Selasa, didorong oleh sentimen positif dari pasar Amerika Serikat dan depresiasi mata uang yen.
Bank of Japan mulai melepas aset ETF yang dibeli selama periode pelonggaran moneter besar-besaran, dengan target penjualan tahunan mencapai 330 miliar yen.
Nilai ekspor produk pertanian dan pangan Jepang mencapai rekor tertinggi selama 13 tahun berturut-turut pada 2025, meski totalnya masih di bawah target pemerintah sebesar 2 triliun yen.
Tren konsentrasi penduduk di Tokyo tetap berlanjut dengan arus masuk bersih lebih dari 65.000 orang pada 2025, meski angka kenaikannya menyusut untuk pertama kalinya sejak 2021.
Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan tidak menghalangi keterlibatan perusahaan Jepang dalam proyek Sakhalin demi ketahanan energi nasional. Namun, Moskow menegaskan dialog diplomatik lebih lanjut hanya mungkin terjalin jika Jepang meninggalkan kebijakan anti-Rusia.