Lewati ke konten utama
Berita.Jepang.org

Rusia Sebut Kerja Sama Energi dengan Jepang Saling Menguntungkan

Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan tidak menghalangi keterlibatan perusahaan Jepang dalam proyek Sakhalin demi ketahanan energi nasional. Namun, Moskow menegaskan dialog diplomatik lebih lanjut hanya mungkin terjalin jika Jepang meninggalkan kebijakan anti-Rusia.

NHK WORLD1 mnt

Bagikan Artikel

Visual Tidak DisediakanNHK WORLD

Tanpa Visual Pendamping

Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual

Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.

Ekonomi3 Feb 2026

Kementerian Luar Negeri Rusia menilai kerja sama dengan Jepang dalam proyek energi di Sakhalin, kawasan Timur Jauh, sebagai hubungan yang "saling menguntungkan". Penilaian tersebut disampaikan pada Senin sebagai jawaban tertulis atas pertanyaan yang belum sempat ditanggapi oleh Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov dalam konferensi pers bulan lalu.

Pemerintah Rusia menegaskan tidak menghalangi kelanjutan keterlibatan perusahaan-perusahaan Jepang dalam proyek Sakhalin 1 dan Sakhalin 2. Rusia juga mencatat bahwa pihak Jepang mengakui pentingnya proyek tersebut guna menjamin keamanan energi nasional mereka.

Sejak dimulainya invasi Rusia ke Ukraina, Jepang tetap mempertahankan partisipasinya dalam proyek minyak dan gas alam tersebut. Sebuah konsorsium yang didanai pemerintah Jepang beserta beberapa perusahaan dagang besar diketahui masih memegang saham dalam kedua proyek strategis itu.

Selain isu energi, Kementerian Luar Negeri Rusia juga menanggapi perihal kunjungan warga negara Jepang ke makam leluhur di Kepulauan Wilayah Utara. Kunjungan tersebut telah ditangguhkan sejak tahun 2020 akibat ketegangan diplomatik.

Wilayah kepulauan tersebut saat ini dikuasai oleh Rusia, namun tetap diklaim oleh pihak Jepang.

Moskow menyatakan bahwa dimulainya kembali dialog penuh antara kedua negara terkait isu ini maupun masalah lainnya hanya mungkin terjadi jika pemerintah Jepang menghentikan kebijakan "anti-Rusia".

Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.51 WIB

Sumber Berita

Penerbit
NHK WORLD
Tanggal Sumber
Catatan Sumber
2026-02-03T13:38:00.000Z
Jejak Sumber
NHK WORLD / News / WORLD
Pranala Sumber

Dengarkan Artikel

Putar versi audio langsung dari browser Anda.

Menyiapkan audio browser...

Kata Kunci

Jejak Topik

Komentar Pembaca

Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.