Lewati ke konten utama
Berita.Jepang.org

Hambatan Jalur Pengiriman Picu Krisis Nafta, Kemasan Produk di Jepang Berubah Jadi Monokrom

Kelangkaan nafta akibat hambatan logistik di Selat Hormuz memaksa produsen di Jepang menghemat penggunaan tinta pada kemasan produk. Calbee akan beralih ke desain hitam-putih untuk 14 produk unggulannya mulai 25 Mei sebagai langkah penghematan bahan turunan minyak bumi.

NHK WORLD4 mnt

Bagikan Artikel

Tampilan desain kemasan camilan Calbee dalam format hitam-putih monokrom

Visual Utama

Hambatan Jalur Pengiriman Picu Krisis Nafta, Kemasan Produk di Jepang Berubah Jadi Monokrom

Tutup
Tampilan desain kemasan camilan Calbee dalam format hitam-putih monokrom

Produsen camilan raksasa Calbee tengah menghadapi kesulitan pasokan tinta. Perusahaan baru-baru ini mengumumkan desain kemasan baru untuk 14 produk terpopuler mereka. Mulai 25 Mei, kemasan akan hadir dalam warna monokrom hingga situasi membaik. Di samping informasi kalori, akan dicantumkan penjelasan bahwa kemasan ini dibuat untuk menghemat bahan baku turunan minyak.

Beberapa produk terpopuler Calbee akan segera dipasarkan dalam balutan warna hitam-putih.
Beberapa produk terpopuler Calbee akan segera dipasarkan dalam balutan warna hitam-putih.

Berbagai bahan kimia dalam tinta berasal dari nafta, cairan turunan minyak bumi yang juga digunakan untuk pembuatan plastik, serat sintetis, serta bahan isolasi.

Kemasan saus tomat Kagome akan menampilkan lebih sedikit ilustrasi tomat.
Kemasan saus tomat Kagome akan menampilkan lebih sedikit ilustrasi tomat.

Produsen makanan Kagome turut mendesain ulang kemasan saus tomat andalannya. Pihak perusahaan menyatakan bahwa kemasan baru dengan gambar tomat yang lebih sedikit akan mulai dijual sekitar akhir Mei hingga pasokan tinta kembali stabil.

Prospek Suram Industri Kemasan Besar

Pimpinan produsen kemasan makanan dan tekstil terkemuka baru-baru ini mengeluhkan kelangkaan nafta. Beliau menyampaikan bahwa proyeksi laba perusahaan untuk tahun fiskal 2026 kini berstatus belum dapat ditentukan.

Presiden Toyobo, Takeuchi Ikuo, memberikan keterangan dalam konferensi pers di Osaka pada hari Kamis.
Presiden Toyobo, Takeuchi Ikuo, memberikan keterangan dalam konferensi pers di Osaka pada hari Kamis.

Kami sudah merasakan berbagai dampak, termasuk pada pengadaan, sejak akhir Maret, ujar Presiden Toyobo, Ikuo Takeuchi. Kami diperkirakan bisa bertahan hingga Juni, namun prospek setelah Juli masih belum pasti.

Kelangkaan Bahan Baku Bebani Produsen Natto

Mizkan menaikkan harga dan menghentikan sementara penjualan sejumlah produk natto mulai Juni ini.
Mizkan menaikkan harga dan menghentikan sementara penjualan sejumlah produk natto mulai Juni ini.

Produsen makanan Mizkan berencana menaikkan harga sejumlah produk natto akibat melonjaknya biaya pengadaan bahan kemasan. Kondisi ini diperparah dengan naiknya harga kedelai di pasaran.

Kenaikan harga berkisar antara 6 hingga 20 persen ini berlaku untuk 19 produk rumah tangga mulai Juni. Mizkan juga telah menghentikan penjualan empat produk natto sejak awal bulan ini.

Harga Tisu dan Kertas Toilet Segera Naik

Sejumlah produk rumah tangga Daio Paper akan segera mengalami kenaikan harga.
Sejumlah produk rumah tangga Daio Paper akan segera mengalami kenaikan harga.

Produsen kertas terkemuka Daio Paper menghadapi situasi serupa. Perusahaan berencana menaikkan harga sebesar 15 persen atau lebih untuk produk rumah tangga maupun komersial yang dikirim mulai Agustus mendatang.

Langkah ini mencakup barang kebutuhan sehari-hari seperti tisu wajah, tisu toilet, tisu dapur, popok, dan produk sanitasi. Pihak berwenang menyebutkan kenaikan biaya bahan bakar, logistik, bahan kemasan, hingga tinta sebagai pemicunya.

Kekhawatiran Kelangkaan Kantong Sampah

Pemerintah Jepang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying terhadap kantong sampah.
Pemerintah Jepang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying terhadap kantong sampah.

Kantong sampah juga mengandung nafta. Pemerintah Jepang mengantisipasi kemungkinan warga melakukan pembelian panik menyusul konflik di Timur Tengah.

Menteri Lingkungan Hidup Ishihara Hirotaka baru-baru ini menyampaikan imbauan kepada publik. 'Mohon hindari membeli lebih dari yang diperlukan dan tetaplah tenang sebagai konsumen.'

Kementerian telah berkoordinasi dengan 22 produsen kantong sampah dan perusahaan terkait di Jepang sejak April. Seluruhnya telah berhasil mengamankan pasokan bahan baku yang cukup, termasuk dengan mencari sumber dari negara-negara di luar Timur Tengah.

Industri Perumahan Sangat Bergantung pada Nafta

Pembangunan sebuah rumah di Kota Sendai mengalami penundaan signifikan akibat kendala pasokan bahan isolasi.
Pembangunan sebuah rumah di Kota Sendai mengalami penundaan signifikan akibat kendala pasokan bahan isolasi.

Konflik di Timur Tengah menjadi ancaman serius bagi industri perumahan Jepang karena nafta merupakan bahan baku utama berbagai material, mulai dari isolasi hingga lapisan kedap air.

Situasi ini sangat terasa di lokasi pembangunan rumah di Kota Sendai, wilayah timur laut Jepang. Pihak pelaksana proyek kesulitan memperoleh material berbasis nafta, yang mengakibatkan penundaan dan berbagai kendala lainnya.

Muncul kekhawatiran bahwa masalah ini akan meluas dan memicu lonjakan harga pada kontrak-kontrak konstruksi mulai bulan depan.

Hasil Survei Gambarkan Kondisi Mengkhawatirkan

Seidanren (Federasi Industri Barang Konsumsi dan Asosiasi Konsumen Jepang) tengah berupaya memetakan dampak masalah ini secara menyeluruh. Berdasarkan survei pada bulan April terhadap perusahaan anggota, 44 persen responden menyatakan telah terdampak kelangkaan nafta.

Hambatan Jalur Pengiriman Picu Krisis Nafta, Kemasan Produk di Jepang Berubah Jadi Monokrom - visual artikel

Saat ditanya mengenai langkah antisipasi jika kondisi ini berlanjut, lebih dari 72 persen responden berencana menaikkan harga, dan lebih dari 47 persen mengaku terpaksa membatasi pasokan produk mereka.

Pemerintah Berupaya Atasi Gangguan Pasokan

Kementerian Perdagangan mengakui adanya kendala pasokan pada pekan lalu. Meski demikian, pemerintah menyatakan bahwa stok produk turunan nafta di Jepang kemungkinan besar masih mencukupi hingga akhir tahun ini.

Perdana Menteri Takaichi Sanae saat memberikan keterangan mengenai pasokan nafta pada 30 April.
Perdana Menteri Takaichi Sanae saat memberikan keterangan mengenai pasokan nafta pada 30 April.

Perdana Menteri Jepang Takaichi Sanae menyampaikan pandangan serupa bulan lalu. Ia memaparkan sejumlah faktor pendukung, termasuk produksi nafta domestik, pemanfaatan stok yang tersedia, serta proyeksi lonjakan impor hingga tiga kali lipat dari Amerika Serikat, Aljazair, dan negara-negara lain di luar Timur Tengah untuk bulan Mei.

Takaichi menginstruksikan jajaran menterinya untuk memastikan masyarakat terinformasi dengan baik, sekaligus menjamin kelancaran pasokan minyak mentah dan produk petrokimia pada tingkat yang setara dengan tahun sebelumnya.

Sumber Berita

Penerbit
NHK WORLD
Tanggal Sumber
Pranala Sumber

Versi Berita.Jepang.org

Peran
Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
Pembaruan

Dengarkan Artikel

Putar versi audio langsung dari browser Anda.

Menyiapkan audio browser...

Kata Kunci

krisis nafta jepangkemasan calbee hitam putihdampak selat hormuz jepangekonomi jepang terbaruindustri manufaktur jepang

Jejak Topik

Komentar Pembaca

Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.