Lewati ke konten utama
Berita.Jepang.org

Gempa Magnitudo 7,7: Waspada Unggahan Palsu dan Video Lawas di Media Sosial

Masyarakat diimbau mewaspadai hoaks yang mencatut rekaman video tsunami 2011 di media sosial pascagempa magnitudo 7,7 di lepas pantai Iwate. Salah satu unggahan menyesatkan di platform X bahkan telah mencapai lebih dari 1,9 juta tayangan dalam waktu singkat.

NHK WORLD3 mnt

Bagikan Artikel

Ilustrasi peringatan hoaks di layar ponsel terkait bencana gempa bumi dan tsunami.

Visual Utama

Gempa Magnitudo 7,7: Waspada Unggahan Palsu dan Video Lawas di Media Sosial

Tutup
Ilustrasi peringatan hoaks di layar ponsel terkait bencana gempa bumi dan tsunami.

Banjir Informasi Palsu di Media Sosial

Unggahan palsu mulai bermunculan sesaat setelah peringatan tsunami dikeluarkan pada Senin. Meski sebagian informasi di media sosial akurat, tak sedikit pula yang menyesatkan.

Unggahan palsu yang telah ditonton lebih dari 1,9 juta kali
Unggahan palsu yang telah ditonton lebih dari 1,9 juta kali

Unggahan ini tersebar luas di platform X segera setelah gempa terjadi. Isinya mengabarkan peringatan tsunami lengkap dengan rekaman video. Namun, video tersebut sebenarnya berasal dari Gempa Besar Jepang Timur tahun 2011. Unggahan ini telah dilihat lebih dari 1,9 juta kali.

Unggahan lain di bawah ini, dengan keterangan 'tsunami teramati', menggunakan video hasil AI generatif. Ini merupakan contoh terbaru disinformasi yang menyebar di media sosial pascagempa.

Video ini merupakan hasil buatan AI.
Video ini merupakan hasil buatan AI.

Di tengah situasi bencana, masyarakat sering kali merasa cemas dan ingin segera mengetahui apa yang sedang terjadi. Namun, beberapa pihak justru memanfaatkan situasi tersebut demi mencari perhatian dengan menyebarkan informasi palsu atau video yang menyesatkan.

Selain menggunakan rekaman bencana di masa lalu, kini terdapat visual sangat realistis buatan AI generatif yang membuat informasi asli semakin sulit dibedakan dari yang palsu.

Klaim Palsu Prediksi Gempa Bumi di Media Sosial

Misinformasi seputar peristiwa seismik juga sering muncul dalam bentuk prediksi tanpa dasar mengenai potensi gempa bumi di masa mendatang.

Sejumlah akun secara rutin mengunggah klaim palsu semacam ini. Hal tersebut memungkinkan adanya prediksi yang secara kebetulan terlihat tepat, padahal itu murni faktor kebetulan dan bukan hasil analisis ilmiah.

Contoh unggahan di media sosial yang menyebarkan prediksi gempa bumi palsu.
Contoh unggahan di media sosial yang menyebarkan prediksi gempa bumi palsu.

Salah satu akun di platform X membuat klaim serupa hampir setiap hari. Akun tersebut juga sempat mengunggah kemungkinan gempa di wilayah yang sama dengan kejadian pada hari Senin, sehingga prediksinya terlihat akurat. Padahal, aktivitas seismik di lepas pantai Sanriku memang sangat aktif. Sangat menyesatkan bagi akun-akun ini untuk mengeklaim memiliki wawasan atau pengetahuan khusus.

Badan Meteorologi Jepang: Mustahil Memprediksi Gempa Bumi

Badan Meteorologi Jepang memperingatkan bahwa sains modern belum mampu memprediksi tanggal, lokasi, atau kekuatan gempa secara presisi. Pihak otoritas menyatakan bahwa siapa pun yang mengeklaim hal tersebut harus diabaikan. Masyarakat perlu lebih waspada terhadap informasi semacam ini, terutama saat sedang merasa cemas.

Risiko Penipuan Keuangan di Balik Klaim Palsu

Sejumlah unggahan spam juga membawa risiko finansial. Pekan ini, NHK melacak berbagai pesan di X yang menyusup ke hasil pencarian menggunakan kata kunci terkait bencana.

Unggahan spam ini mengeklaim harga saham akan segera melonjak dan mengarahkan pengguna ke aplikasi pesan untuk informasi lebih lanjut.
Unggahan spam ini mengeklaim harga saham akan segera melonjak dan mengarahkan pengguna ke aplikasi pesan untuk informasi lebih lanjut.

Beberapa unggahan serupa menautkan ke aplikasi pesan dan membujuk orang untuk berinvestasi pada saham yang berisiko penipuan. Unggahan ini terkadang muncul setiap beberapa detik. NHK mengonfirmasi lebih dari 15.000 unggahan diterbitkan oleh lebih dari 2.500 akun dalam sehari.

Waspada Saat Mencari Informasi Bencana

Masyarakat mudah terpikat konten mengejutkan atau emosional soal bencana alam, terutama sesaat setelah kejadian. Namun, Anda disarankan memeriksa profil akun dan melihat riwayat unggahan mereka.

Gempa Magnitudo 7,7: Waspada Unggahan Palsu dan Video Lawas di Media Sosial - visual artikel

Jika sumbernya tidak jelas atau mencurigakan, jangan membagikan atau menyukai unggahan tersebut. Sebaliknya, verifikasi informasi melalui lembaga publik atau organisasi berita tepercaya.

Tetap waspada sangatlah penting karena sebagian wilayah Jepang masih dalam peringatan seismik pascagempa. Kesiapsiagaan memang krusial, tetapi jangan sampai disesatkan oleh informasi palsu.

Sumber Berita

Penerbit
NHK WORLD
Tanggal Sumber
Pranala Sumber

Versi Berita.Jepang.org

Peran
Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
Pembaruan

Video Sumber

Dengarkan Artikel

Putar versi audio langsung dari browser Anda.

Menyiapkan audio browser...

Kata Kunci

hoaks gempa jepangvideo tsunami palsugempa jepang m 7.7cek fakta gempa jepangberita jepang terbaru

Jejak Topik

Komentar Pembaca

Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.