Jepang Bersiap Hadapi Gelombang Salju Lebat, Ribuan Terjebak di Bandara
Hokkaido mengalami hujan salju lebat yang melumpuhkan transportasi, membuat ribuan orang terdampar di Bandara New Chitose. Warga dan wisatawan diminta waspada dengan gelombang salju berikutnya sepanjang pesisir Laut Jepang.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Jepang Bersiap Hadapi Gelombang Salju Lebat, Ribuan Terjebak di Bandara

Terjebak di Bandara

Pada hari Senin, Bandara New Chitose di Hokkaido tampak lebih seperti asrama darurat dibandingkan bandara tersibuk di pulau itu. Gangguan transportasi umum membuat sekitar 7.000 orang terjebak sejak Minggu malam hingga Senin, banyak di antaranya tidur di atas matras atau kantong tidur yang dibagikan.
Seorang pria mengatakan ia telah mengantre selama delapan hingga sembilan jam.
Warga lainnya menyebut kelompoknya harus tidur berdesakan di lantai dan menggambarkan situasinya sebagai 'putus asa'.
Toko swalayan di dalam bandara dilaporkan hampir kehabisan stok makanan dan minuman.
Pembatalan Layanan Transportasi

Keterlambatan pembersihan salju tebal membuat banyak layanan kereta dan bus antara bandara dan Sapporo dibatalkan.
Mulai Minggu, sejumlah layanan kereta ke berbagai wilayah Hokkaido juga dihentikan di Stasiun JR Sapporo.
Akibatnya, orang-orang memadati area depan gerbang tiket sambil menunggu kereta yang baru kembali beroperasi pada Senin sore.

Hokkaido Railway Company dari JR Group menyatakan lebih dari 960 perjalanan kereta dibatalkan pada Minggu dan Senin, memengaruhi sekitar 330.000 orang.
Salju Terbanyak dalam Empat Tahun
Sejak Sabtu malam, salju menumpuk begitu cepat hingga upaya pembersihan jalur kereta tidak mampu mengimbanginya.

Badan Meteorologi Jepang melaporkan bahwa pita awan salju tebal terus bergerak menuju Sapporo dari Teluk Ishikari.
Kedalaman salju di Sapporo sekitar 60 sentimeter pada Sabtu malam, kemudian tiba-tiba melonjak menjadi 112 sentimeter pada Minggu malam.
Terakhir kali salju mencapai lebih dari satu meter di kota ini adalah pada tahun 2022.

Dampak pada Bisnis
Hujan salju lebat ini juga memengaruhi logistik. Penutupan jalan diberlakukan di sejumlah jalan tol sekitar Sapporo, menyebabkan keterlambatan pengiriman dari pusat distribusi. Banyak barang dilaporkan masih belum sampai ke penerima.

Presiden perusahaan supermarket di kota timur Kushiro menyebut Sapporo dan wilayah Doh-oh di bagian tengah sebagai pusat logistik utama di pulau itu, dan keterlambatan pengiriman ke wilayah lain di Hokkaido kemungkinan akan berlangsung satu hingga dua hari.

JR Hentikan Sementara Layanan Kereta di Sapporo
Hokkaido Railway Company mengumumkan pada hari Rabu bahwa semua kereta yang tiba di dan berangkat dari Stasiun Sapporo setelah pukul 9 malam akan ditangguhkan hingga Kamis, 29 Januari.
Perusahaan menyatakan bahwa langkah ini diperlukan untuk memberikan waktu yang cukup bagi operasi pembersihan salju setelah hujan salju lebat yang dimulai pada Sabtu.
Perusahaan mengimbau penumpang untuk memeriksa informasi operasional kereta secara rinci, khususnya untuk rute antara Sapporo dan wilayah lain di Hokkaido, melalui situs web resmi dan sumber resmi lainnya.
Permintaan Maaf dari Perusahaan Kereta

Shimamura Shoshi, Manajer Umum kantor pusat operasi Hokkaido Railway Company, menyatakan bahwa pembersihan salju belum dilakukan secara memadai sejak Senin, sehingga menyebabkan penghentian layanan dan keterlambatan berulang.
Ia menambahkan bahwa kondisi saat ini jauh dari memungkinkan bagi pelanggan untuk menggunakan layanan dengan tenang, dan menekankan pentingnya memastikan waktu yang cukup untuk pembersihan salju.
Prakiraan Salju Lebat Kembali di Pesisir Laut Jepang
Kondisi ini diperkirakan akan memburuk minggu ini, tidak hanya di Hokkaido tetapi juga di wilayah lain di Jepang.
Badan Meteorologi Jepang menyatakan negara berada di bawah pengaruh pola tekanan atmosfer musim dingin yang kuat.
Hingga tengah hari Rabu, salju turun di pesisir Laut Okhotsk di Hokkaido dan di pegunungan pesisir Laut Jepang di daratan utama Honshu.

Petugas cuaca Jepang memperingatkan bahwa salju tebal kemungkinan kembali melanda terutama pesisir Laut Jepang, dari wilayah Tohoku di utara hingga wilayah Sanin di barat, mulai Kamis hingga Jumat.
Curah salju diperkirakan mencapai 70 sentimeter dalam 24 jam di Prefektur Niigata dan wilayah Hokuriku mulai Kamis pagi. Wilayah Kinki dapat mengalami timbunan hingga 50 sentimeter, sementara salju lebih tebal juga diperkirakan di wilayah Tohoku.
Pihak berwenang mengimbau warga di daerah yang mengalami penumpukan salju tebal berturut-turut untuk tetap waspada terhadap potensi gangguan lalu lintas dan risiko kecelakaan saat membersihkan salju.
Warga juga disarankan untuk mengambil langkah pencegahan terhadap kemungkinan longsoran salju, pemadaman listrik akibat penumpukan salju di kabel, serta bahaya jatuhnya salju dari atap rumah.
Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.11 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.