Kemenangan Sumo Bersejarah dari Pegulat Ukraina Bawa Harapan
Danylo Yavhusishyn, pegulat asal Ukraina yang bertarung dengan nama Aonishiki, menjadi orang pertama dari negaranya yang menjuarai turnamen Grand Sumo. Kemenangan dramatis atas Yokozuna Hoshoryu memberi harapan bagi warga Ukraina yang masih menghadapi perang dengan Rusia dan musim dingin yang kian berat.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Kemenangan Sumo Bersejarah dari Pegulat Ukraina Bawa Harapan

Menaklukkan Yokozuna untuk Merebut Gelar Juara
Pegulat berusia 21 tahun itu baru saja dipromosikan ke Sekiwake, peringkat ketiga tertinggi, untuk Turnamen November. Ia mencapai posisi itu dengan kecepatan rekor, hanya dalam 13 turnamen.
Aonishiki memastikan gelar juara pada hari Minggu lewat kemenangan dramatis atas Yokozuna Hoshoryu.
Kedua pegulat menutup Turnamen November dengan catatan 12 menang dan 3 kalah, sehingga trofi harus ditentukan lewat laga penentuan. Dengan gaya khasnya yang rendah dan bertenaga, Aonishiki menjatuhkan sang yokozuna dan merebut Piala Kaisar pertamanya.

Secara total, Aonishiki mencatat 34 kemenangan dalam tiga turnamen terakhir, sehingga memastikan promosinya ke Ozeki, peringkat kedua tertinggi.
Melaju Cepat di Peringkat
Pada 2022, ia melarikan diri dari invasi militer Rusia ke Ukraina dan datang ke Jepang pada April tahun itu untuk melanjutkan karier sumonya. Ia berlatih di Universitas Kansai, tempat seorang temannya berada, lalu bergabung dengan perguruan Ajigawa.

Ia menjalani debut di Turnamen Grand Sumo September 2023 dan terus menanjak dalam peringkat. Pada Turnamen Grand Sumo Januari tahun ini, ia mencatat 12 kemenangan dan 3 kekalahan. Hasil itu membawanya promosi ke divisi teratas Makuuchi pada Turnamen Maret.
Kekuatan yang Ditempa dari Pengalamannya di Ukraina
Kekuatan terbesarnya adalah gaya menyerang sambil menjaga posisi tubuh tetap rendah, yang ia kaitkan dengan pengalamannya bergulat di Ukraina. Karena postur rendah itu sering harus dipertahankan selama beberapa menit, ia melatih otot punggung dan perutnya, dan latihan itu kini membantunya dalam sumo.

Kepala perguruan Ajigawa, mentor Aonishiki, mengajarinya bahwa yang paling penting adalah gerakan dasar sumo seperti hentakan kaki dan langkah seret. Aonishiki mengatakan ia mempercayai kata-kata kepala perguruannya dan telah bekerja keras untuk tetap kokoh.
Selain itu, ragam teknik juga menjadi salah satu kekuatan Aonishiki. Ia mengatakan telah mengamati pegulat sumo yang memiliki postur mirip dengannya, seperti para Yokozuna terdahulu dan para kepala perguruan.
Berkat Dukungan Orang-Orang di Sekitarnya, Ia Terus Melangkah Naik
Istri kepala sasana, Suginomori Eri, telah mendukung kehidupan sehari-harinya sejak ia bergabung dengan sasana itu. Dukungan tersebut antara lain dengan menemaninya ke dokter atau ke tempat-tempat yang belum dikenalnya.

Ia mengatakan bahwa menurutnya Aonishiki berkembang pesat dalam dua tahun terakhir, dan ia bersyukur dapat menyaksikan pencapaian baru di akhir setiap turnamen. Ia menambahkan bahwa ia ingin memberinya dukungan semaksimal mungkin.
Ucapan Selamat dari Ukraina
Mantan pelatih Aonishiki di kota kelahirannya, Vinnytsia di Ukraina barat, ikut bergembira atas kemenangan itu, seperti banyak warga Ukraina lainnya.
Vazha Daiauri mulai melatih Danylo saat ia berusia 6 tahun. Ia mengatakan Danylo selalu menjadi juara, baik dalam gulat maupun sumo.

Dalam wawancara dengan NHK, Daiauri tersenyum sambil mengatakan bahwa ia sangat bahagia karena Danylo akhirnya menjadi juara.
Danylo, Aonishiki, telah membawa kegembiraan bagi kami, tambahnya.
Ia mengatakan Danylo sangat tekun dan fokus pada tujuannya, bahkan sejak masih kecil.
Dia serius, selalu berlatih keras tanpa bermalas-malasan, dan kerap bertanya kepada para senior bagaimana serta kapan mereka melakukannya, tambah Daiauri.
Saya ingin Danylo tetap sehat dan bebas dari cedera, katanya. Dan saya ingin dia terus maju. Jangan berhenti di level Ozeki, tetapi bidik posisi Yokozuna.

Di Ukraina, krisis listrik menjadi masalah serius akibat serangan harian pasukan Rusia.
Daiauri menyaksikan pertandingan lewat ponselnya karena tidak bisa menonton TV akibat pemadaman listrik yang melumpuhkan segalanya, dan dia mengatakan situasinya akan semakin sulit seiring musim dingin yang kian berat.
Namun demikian, ia mengaku senang dengan hasil itu dan merasa puas, tambahnya. Seolah-olah Danylo memberinya sebuah hadiah.

Kedutaan Besar Ukraina di Tokyo juga menyampaikan kegembiraannya. Dalam unggahan di Facebook, kedutaan menuliskan ucapan selamat kepada Aonishiki dan menyebut bahwa hari itu menjadi alasan istimewa bagi komunitas Ukraina di Jepang untuk merasa bangga.
Pihak kedutaan mencatat bahwa laju cepat Aonishiki di dunia sumo merupakan hasil dari kekuatan, daya tahan, dan kerja keras yang luar biasa. Mereka juga menambahkan bahwa pencapaian ini bukan sekadar soal olahraga, tetapi juga memiliki makna simbolis.
Ia mengalahkan lawan-lawan terkuat dan menunjukkan karakter yang menginspirasi, tambahnya.
Media olahraga Ukraina memuat foto Aonishiki saat menerima Piala Kaisar dan melaporkan bahwa belum pernah ada warga Ukraina yang mencapai prestasi sebesar itu dalam olahraga ini.

Warga di ibu kota Kyiv menyambut kabar itu dengan sangat gembira.
Seorang perempuan berusia 26 tahun mengatakan bahwa ia sangat bangga atas pencapaian luar biasa tersebut.
Ia mengatakan bahwa masyarakat Ukraina merasa mendapat dukungan dari para atlet seperti Aonishiki yang mewakili mereka di panggung dunia. Hal itu sangat penting karena mereka kehilangan orang-orang setiap hari.
Kami merasa tidak sendirian dalam perjuangan ini, tambahnya.

Seorang wanita lain, 43 tahun, mengatakan bahwa situasi di Ukraina sangat sulit, tetapi kabar tentang Aonishiki benar-benar menghangatkan hati. Ia menambahkan bahwa Aonishiki adalah sosok luar biasa dan masa depan Ukraina, yang akan menjadi panutan bagi generasi mendatang dan jejaknya akan diikuti.

Seorang pria berusia 24 tahun mengatakan bahwa ini adalah kemenangan bagi Ukraina, yang menunjukkan kuatnya tekad rakyat Ukraina.
Meski perang masih berlangsung, kami sangat bangga pada rakyat Ukraina, terutama dirinya, karena telah meraih kemenangan bagi negara kami, tambahnya.

Aonishiki Merenung dan Menikmati Kemenangannya

Setelah kemenangannya, Aonishiki menikmati hasil dari pencapaiannya itu.
Saya memang menargetkan hal ini, jadi saya sangat senang bisa mencapainya, ujarnya sesaat setelah pertandingan terakhirnya. Pada awalnya saya tidak percaya bahwa saya menang, sampai-sampai saya tidak bisa mendengar sorakan penonton.
Sehari kemudian, ia mengatakan bahwa semua itu masih terasa baru baginya, dan justru itulah yang membuat semuanya terasa menyenangkan.

Saat ditanya tentang gelar Ozeki barunya, ia mengatakan bahwa menurutnya akan terasa sangat keren dipanggil dengan sebutan tersebut, dan itulah yang paling ia nantikan.
Namun, ia menegaskan bahwa peringkat itu tidak akan mengubah dirinya, seraya berjanji tetap bertanding dengan gaya sumo yang sama.
Ia menambahkan bahwa dirinya ingin terus bertarung dengan caranya sendiri, tanpa terlalu memikirkan soal peringkat.

Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.11 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
