Rekor Kunjungan Wisatawan Asing ke Jepang Tembus 31 Juta Jiwa, Tren Bergeser ke Wisata Pengalaman
Jumlah wisatawan mancanegara ke Jepang mencetak rekor 31,65 juta orang hingga September dengan total belanja mencapai 2,13 triliun yen. Pola pengeluaran turis kini bergeser dari belanja barang ke arah wisata kuliner dan pengalaman budaya yang lebih mendalam.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Rekor Kunjungan Wisatawan Asing ke Jepang Tembus 31 Juta Jiwa, Tren Bergeser ke Wisata Pengalaman

Utamakan Pengalaman Ketimbang Belanja

Organisasi Pariwisata Nasional Jepang mencatat 31,65 juta kunjungan wisatawan mancanegara hingga September, naik 17,7 persen dibandingkan tahun lalu.
Angka tersebut sudah mencakup periode lesu awal musim panas lalu saat sempat beredar rumor tak berdasar di media sosial mengenai potensi bencana di Jepang. Namun, pelemahan nilai tukar yen kembali memicu lonjakan kunjungan.

Otoritas pariwisata menyebut wisatawan asing menghabiskan sekitar 2,13 triliun yen, atau setara 14 miliar dolar, sepanjang Juli hingga September. Nilai ini naik 11,1 persen dari tahun lalu dan menjadi rekor tertinggi untuk periode yang sama.
Para pelancong kini cenderung mengurangi belanja barang dan lebih memilih mengalokasikan anggaran mereka untuk akomodasi, kuliner, rekreasi, serta hiburan.
Kunjungan Kapal Pesiar ke Nagasaki Terus Meningkat

Pejabat Nagasaki menyatakan sebanyak 273 kapal pesiar telah bersandar di berbagai pelabuhan prefektur tersebut hingga akhir September, melampaui total tahun lalu yang berjumlah 247.
Sebuah kapal pesiar besar bersandar di pelabuhan Nagasaki pada Selasa. Rombongan wisatawan asing yang turun dari kapal segera menaiki taksi untuk berkeliling kota.

Seorang wanita asal Australia berusia 70-an tahun mengatakan bahwa ia berencana mengunjungi Museum Bom Atom dan Taman Perdamaian Nagasaki, lalu lanjut berbelanja.
Salon Rambut di Ginza Pikat Wisatawan Mancanegara

Sebuah salon rambut di distrik Ginza, Tokyo, menarik sekitar 100 pengunjung asing setiap bulan yang ingin merasakan layanan berkualitas tinggi dan penuh perhatian.
Salon tersebut telah mempekerjakan staf baru yang mahir berbahasa Inggris dan Mandarin. Mereka juga memberlakukan biaya layanan sebesar 20 persen bagi pelanggan non-residen karena durasi janji temu yang sering kali lebih lama. Ketentuan biaya ini dijelaskan sejak awal.

Seorang wisatawan asal Amerika Serikat berusia 30-an tahun menuturkan bahwa di Asia, Jepang dikenal akan kualitas salon kecantikannya. Ia sangat menantikan pengalaman tersebut dan tidak keberatan dengan biaya layanan tambahan karena menganggapnya serupa dengan uang tip.
Wisatawan Asing Sambangi Pabrik Ramen
Sebuah pabrik pemasok mi untuk jaringan restoran ramen ternama di Kota Itoshima, Prefektur Fukuoka, telah menjadi destinasi wisata populer. Di sini, pengunjung bisa berkeliling fasilitas untuk melihat langsung proses pembuatan mi.
Pihak perusahaan menyatakan bahwa sekitar 400 hingga 500 orang mengunjungi pabrik tersebut setiap hari, dengan 70 persen di antaranya merupakan wisatawan asing.
Pabrik tersebut menyediakan panel informasi yang menjelaskan proses produksi ramen dalam bahasa Inggris, Mandarin, dan Korea.
Pada hari Rabu, wisatawan dari Taiwan, Hong Kong, dan wilayah lainnya mengunjungi pabrik tersebut serta menikmati ramen yang disajikan.
Seorang pengunjung mengaku kagum karena pabrik tersebut memasok ramen lezat ke seluruh dunia.
Wisatawan Asing Belajar Menjadi Samurai
Sejumlah pengunjung datang ke Jepang khusus untuk mendalami budaya negara tersebut.

Sebuah kamp pelatihan samurai yang baru-baru ini diadakan di kota bersejarah Aizuwakamatsu, Prefektur Fukushima, menarik lebih dari 30 peserta dari Inggris, Italia, dan negara lainnya.
Aizuwakamatsu dikenal luas karena keberhasilannya melestarikan budaya samurai kuno.
Peserta terdiri dari instruktur dan murid dojo mancanegara asuhan Shimaguchi Tetsuro. Dikenal sebagai seniman samurai, Shimaguchi kerap membawakan pertunjukan bela diri pedang bersama timnya di berbagai penjuru dunia.
Berbalut busana samurai, para peserta mengawali pelatihan dengan tradisi membersihkan lantai dojo menggunakan kain basah. Shimaguchi kemudian membimbing mereka memahami etiket serta tata krama samurai, sembari mengajarkan teknik dasar pedang bambu.
Seorang instruktur dojo asal Inggris mengaku sangat antusias dapat mengunjungi Aizuwakamatsu, sang kota samurai. Ia berharap dapat membawa pulang ilmu tentang teknik sekaligus semangat samurai yang telah ia pelajari.
Pakar: Wisatawan Mancanegara Kini Mengutamakan Pengalaman
Pakar industri pariwisata Jepang menyebutkan bahwa nilai sebuah pengalaman kini menjadi prioritas utama bagi para pelancong.

Kohsaka Akiko, Peneliti Senior di Japan Research Institute, menjelaskan bahwa tren ini berkaitan erat dengan melonjaknya jumlah wisatawan yang berkunjung kembali ke Jepang.
Menurutnya, para pelancong ini umumnya sudah pernah mendatangi destinasi wisata populer dan kini lebih tertarik mencari pengalaman baru yang spesifik sesuai minat mereka.
Kohsaka menuturkan bahwa para wisatawan kini cenderung beralih untuk mengeksplorasi beragam pengalaman. Menurutnya, menyediakan berbagai kesempatan bagi mereka akan sangat membantu dalam meningkatkan pariwisata di Jepang.
Musim gugur akhirnya tiba di Jepang. Pengunjung akan menemukan kegembiraan yang tak terhingga di musim ini, mulai dari pesona warna-warni dedaunan dan pemandian air panas, hingga festival lokal serta kuliner musim gugur yang lezat. Anda disarankan untuk merancang perjalanan dengan memadukan berbagai pengalaman ini sesuai selera pribadi agar kunjungan Anda semakin berkesan.
Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.11 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
Video Sumber
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
