Pameran Mainan Terbesar Jepang Kini Sasar Orang Dewasa Lewat Teknologi AI
International Tokyo Toy Show tahun ini menampilkan 35.000 produk dengan fokus pada teknologi AI generatif untuk konsumen dewasa. Salah satu primadonanya adalah robot meerkat interaktif yang mampu bercakap-cakap lancar dan dirancang khusus untuk wanita usia 20 hingga 30-an.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Pameran Mainan Terbesar Jepang Kini Sasar Orang Dewasa Lewat Teknologi AI

Lebih dari 200 perusahaan dan organisasi memamerkan sekitar 35.000 produk dalam pameran tahun ini.
Salah satu daya tarik utamanya adalah robot yang dirancang menyerupai meerkat. Berbekal AI generatif dan kamera kecil di mulutnya, robot ini mampu mengingat percakapan lampau serta citra visual untuk berbincang lancar dengan manusia.

Perwakilan perusahaan menyebutkan bahwa target pasarnya bukanlah anak-anak, melainkan perempuan di rentang usia 20-an hingga 30-an.
Ia menuturkan bahwa kelompok usia tersebut mungkin merasa sulit mengekspresikan diri dalam keseharian, sehingga kehadiran robot ini diharapkan dapat menghibur atau menjadi teman pendamping.
Mainan Dewasa Jadi Motor Penggerak Pasar
Ketua Asosiasi Mainan Jepang Maeda Michihiro menyatakan bahwa meski banyak yang mengasumsikan pasar bakal menyusut seiring penurunan angka kelahiran, industri ini terus tumbuh berkat inovasi yang memikat konsumen usia 20-an, 30-an, hingga 40-an.

Pihak asosiasi kini bahkan mulai mengakui kategori mainan 'kidult' dalam ajang penghargaan tahunannya.
Maeda menyebut produsen terus mencari cara baru untuk memikat konsumen di luar kalangan anak-anak, sementara minat turis asing terhadap karakter Jepang turut mendongkrak permintaan.
Tumbuh Pesat di Tengah Penurunan Angka Kelahiran
Meski angka kelahiran menyusut dan harga melonjak, pasar mainan Jepang menembus angka satu triliun yen selama dua tahun berturut-turut—rekor tertinggi sejak pendataan dimulai pada 2001.
Para pelaku industri menyatakan pertumbuhan ini didorong oleh wisatawan mancanegara serta konsumen dewasa yang masih gemar bermain.

Sentuhan Modern bagi Karakter Klasik
Meski teknologi menjadi sorotan utama pameran, berbagai produk favorit legendaris pun terus berevolusi.

Salah satunya adalah versi terbaru Licca-chan, boneka ikonik Jepang yang pertama kali dirilis pada 1967. Rumah mainan terbarunya kini dilengkapi fitur modern seperti kotak paket dan kunci pintu otomatis.

Permukaan lantainya sengaja dibuat dengan beragam tekstur agar anak-anak dengan gangguan penglihatan dapat menikmati permainan melalui indra peraba.

Produsen mainan lain, yang mengantisipasi teriknya musim panas di Jepang, menawarkan produk yang memungkinkan anak-anak tetap berolahraga tanpa harus keluar rumah.
Pameran ini berlangsung hingga hari Minggu, dengan dua hari terakhir yang dibuka untuk masyarakat umum.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Video Sumber
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.

