Segarnya Kakigori, Cara Warga Jepang Hadapi Gelombang Panas Menyengat
Suhu ekstrem yang memicu peringatan serangan panas di seluruh Jepang membuat hidangan es serut atau kakigori semakin digemari warga untuk mendinginkan diri. Di Stasiun Tokyo, sebuah kedai musiman menawarkan variasi kakigori unik yang menggunakan buah jeruk lokal dari Prefektur Kagawa.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Segarnya Kakigori, Cara Warga Jepang Hadapi Gelombang Panas Menyengat

Menjelajahi Beragam Cita Rasa Es Serut

Gerai di Stasiun Tokyo ini menawarkan aneka es serut dari berbagai penjuru Jepang. Uniknya, pelaku usaha yang berjualan di sini berganti setiap beberapa minggu, masing-masing menghadirkan kreasi manis musim panas yang berbeda. Saat itu, sebuah kedai dari Prefektur Kagawa menyajikan kakigori berbahan jeruk lokal.

Seorang pelanggan menuturkan bahwa hidangannya terasa sangat segar dan ia begitu menyukai cita rasa jeruknya.

Lokasi ini dikelola oleh Japan Kakigoori Association, lembaga yang giat mempromosikan es serut sebagai bagian dari budaya kuliner tradisional Jepang. Koike Ryusuke, presiden asosiasi tersebut, menyatakan bahwa ia terus mencari cara agar semakin banyak orang dapat menikmati kelezatan khas Jepang ini.
Es Serut dengan Tampilan Secantik Rasanya
Lembaga riset swasta Intage mencatat penjualan tahunan es serut terus melonjak hingga mencapai rekor tertinggi senilai 96,4 miliar yen.
Es serut memiliki sejarah panjang di Jepang. Japan Kakigoori Association menyebutkan kudapan ini pertama kali muncul dalam Makura-no-Soshi (The Pillow Book) yang ditulis sekitar 1.000 tahun silam. Kini, es serut kembali naik daun karena tampilannya yang fotogenik; foto-fotonya yang warna-warni dan menggugah selera kerap viral di media sosial. Seiring bertambahnya kedai spesialis es serut, para pelaku bisnis pun terus berinovasi agar tren ini tetap bertahan.
Kreasi Resep Es Serut Orisinal
Sejumlah kedai spesialis berupaya memikat pelanggan dengan terus melahirkan resep-resep yang unik dan orisinal.

Varian ini memadukan semangka dengan saus mitarashi—saus manis-gurih berbahan kecap asin yang biasanya disiramkan ke atas bola ketan. Sang pencipta resep menjelaskan bahwa perpaduan rasa unik ini justru semakin menonjolkan manisnya buah semangka.
Inovasi lainnya mencakup es serut rasa cuka balsam tomat. Selama 18 tahun terakhir, kedai ini telah memperkenalkan lebih dari 1.000 kreasi orisinal, dengan sekitar 50 varian yang tersedia saat ini.

Toko ini sangat mementingkan estetika, dengan kreasi meringue dalam beragam desain unik untuk menghiasi gunungan es. Pemiliknya merupakan lulusan universitas seni yang meracik sendiri meringue panggang tersebut.

Meringue ini memiliki sentuhan artistik yang membuat saya selalu datang untuk mencobanya setiap kali ada varian baru yang menarik, ungkap seorang pelanggan.

Sang pemilik mengaku termotivasi untuk terus menghadirkan inovasi baru agar pelanggan tidak bosan dengan pilihan es serut yang ditawarkan.
Merintis Budaya Kuliner Baru
Sejumlah toko spesialis berambisi menciptakan budaya kuliner baru melalui es serut. Nakakita Wakaba, mantan koki hidangan Prancis, membuka kedai uniknya sendiri sejak 2 tahun lalu.

Meski identik sebagai penyegar musim panas, es serut sebenarnya bisa dinikmati sepanjang tahun. Bagi Nakakita, kunci utamanya adalah penggunaan bahan musiman, mengandalkan keahlian yang ia asah selama menjadi koki. Ia turun langsung ke pasar untuk memilih bahan segar: sakura di musim semi, persik saat musim panas, anggur di musim gugur, serta kumkuat—buah mirip jeruk—pada musim dingin.

Hari itu, ia pergi ke pasar untuk berburu buah ara musiman sebagai bahan resep terbarunya.

Para pedagang menyarankannya membeli anggur yang tengah berada di puncak musim, dan ia pun mengikuti saran mereka. Baginya, kunjungan langsung ke pasar seperti ini selalu menjadi sumber inspirasi dalam menciptakan resep baru.
Setibanya di kedai, ia mulai meracik resep berbahan buah ara dan anggur tadi. Sebagai sentuhan akhir, Nakakita menyiramkan saus perilla merah di atas gunungan es serutnya.

Nakakita ingin menjadikan es serut sebagai hidangan yang merayakan cita rasa tiap musim. Ia berharap bisa memperkenalkan kelezatan buah-buahan musiman kepada lebih banyak orang dengan cara yang menarik. Baginya, itulah letak kebahagiaan dan kepuasan mengelola kedai es serut.
Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.11 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.





