Beruang di Fukushima Diduga Kabur dari Kantor dengan Membuka Kunci Jendela
Seekor beruang yang sempat melukai empat orang di Kota Fukushima berhasil melarikan diri dari kepungan petugas, diduga dengan cara membuka kunci jendela kantor tempatnya bersembunyi.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Beruang di Fukushima Diduga Kabur dari Kantor dengan Membuka Kunci Jendela
Pihak berwenang di Kota Fukushima, Jepang utara, melaporkan bahwa seekor beruang yang bersembunyi di sebuah kantor perusahaan telah melarikan diri, diduga dengan cara membuka kunci jendela. Polisi dan pejabat kota memperingatkan bahwa hewan tersebut mungkin masih berkeliaran di sekitar lokasi dan mengimbau warga untuk tetap waspada.
Insiden ini bermula pada Selasa pagi saat beruang tersebut menyerang dua pria di sebuah pabrik di distrik Sasakino. Hewan itu kemudian melukai dua orang lainnya di tempat berbeda, menyebabkan total empat orang mengalami cedera sebelum akhirnya beruang itu masuk dan bertahan di dalam gedung kantor.
Pemerintah kota segera mengizinkan penggunaan darurat senjata bius untuk menangkap hewan tersebut. Polisi dan pejabat setempat mengepung bangunan sepanjang Selasa malam hingga Rabu, namun pada Kamis pagi, pihak kota mengungkapkan bahwa petugas sempat melihat beruang itu keluar melalui gerbang sesaat sebelum pukul 23.00 malam sebelumnya.
Saat pemeriksaan dilakukan pada hari Kamis, sebuah jendela di lantai satu ditemukan terbuka dengan kawat kasa yang rusak. Para pejabat menjelaskan bahwa pemantauan jarak jauh sebelumnya memastikan jendela tersebut dalam kondisi tertutup dan terkunci, sehingga muncul dugaan kuat bahwa beruang itu berhasil membuka kuncinya sendiri.
Wali Kota Fukushima, Baba Yuki, menyatakan kekecewaannya atas kegagalan penangkapan tersebut meski tim pemburu telah bersiaga. Ia menjelaskan bahwa senapan berburu tidak dapat digunakan karena adanya bahan industri yang mudah terbakar di lokasi, sementara obat bius terbukti tidak cukup efektif menenangkan hewan yang tampak sangat agresif dan cerdas tersebut.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-06-04T11:21:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
