Warga Kumamoto Diminta Tetap Waspada Gempa Kuat Selama Seminggu ke Depan
Badan meteorologi Jepang memperingatkan kemungkinan gempa kuat lanjutan di Prefektur Kumamoto sekitar seminggu ke depan. Warga juga diminta waspada panas ekstrem dan dampak Topan Dolphin, sementara pengungsi mulai ditempatkan di hotel.
Arsip Visual
Dokumentasi Visual Beralih ke Arsip
Halaman asli sudah tidak lagi aktif. Naskah tetap ditayangkan dengan pranala arsip. Rujukan sumbernya masih bisa ditelusuri.
Visual Utama
Warga Kumamoto Diminta Tetap Waspada Gempa Kuat Selama Seminggu ke Depan
Pejabat cuaca Jepang memperingatkan kemungkinan gempa kuat lanjutan dalam sekitar seminggu ke depan di Prefektur Kumamoto yang dilanda gempa. Gempa 28 Juli mencatat intensitas maksimal level 7 pada skala intensitas Jepang di Kota Uki dan Kota Hikawa, serta menimbulkan kerusakan besar di berbagai lokasi.
Japan Meteorological Agency (JMA) dalam konferensi pers pada hari Selasa mengatakan frekuensi gempa secara bertahap menurun, namun aktivitas seismik masih tinggi. Badan itu menyebut probabilitas guncangan dengan intensitas maksimal sekitar 5 atas atau lebih sekitar 80 kali lebih tinggi dibandingkan sebelum gempa besar minggu lalu.
JMA mendesak warga tetap waspada terhadap guncangan dengan intensitas tersebut selama sekitar seminggu lagi.
Suhu diperkirakan naik lagi di Prefektur Kumamoto pada hari Rabu. Suhu tertinggi siang hari diperkirakan mencapai 39 derajat Celsius di Kota Kumamoto, 37 derajat di Kota Hitoyoshi, dan 36 derajat di wilayah Ushibuka di Kota Amakusa.
Badan cuaca menyerukan masyarakat mengambil langkah pencegahan heatstroke. Pejabat mengatakan orang yang terlibat dalam upaya pemulihan harus beristirahat dan bersiap menghadapi panas.
Prefektur Kumamoto mungkin terdampak hujan, angin kencang, dan gelombang tinggi mulai Kamis akibat Topan Dolphin. Masyarakat disarankan memantau informasi terbaru.
Sementara itu, pejabat prefektur berupaya mengamankan hotel dan penginapan yang dapat menampung pengungsi. Langkah ini bagian dari upaya meringankan beban fisik dan mental akibat bencana.
Lima orang dari dua keluarga diterima di sebuah hotel di Kota Yatsushiro pada Selasa malam. Pejabat mengatakan ini pertama kalinya penginapan swasta di Prefektur Kumamoto membuka pintu bagi pengungsi bencana, selain untuk lansia atau penyandang disabilitas.
Seorang pria yang pindah ke sana ditemani ibunya yang lanjut usia. Ia mengatakan ibunya tidak mampu menyesuaikan diri dengan kehidupan di pusat pengungsian dan ia khawatir dengan kondisi mental ibunya.
Ia merasa lega bisa datang ke hotel tersebut.
Sembilan kota dan kota kecil, termasuk Kota Kumamoto, Kota Uki, Kota Yatsushiro, dan Kota Hikawa, menerima permohonan dari pengungsi untuk berlindung di hotel dan penginapan. Pejabat prefektur mengatakan mereka telah menerima 289 permohonan per pukul 14.00 pada hari Selasa.
Asosiasi kedokteran hewan Prefektur Kumamoto pada hari Selasa membuka kantor penghubung untuk mendukung rumah tangga yang memiliki hewan peliharaan. Warga dapat menitipkan hewan peliharaannya di klinik hewan di prefektur tersebut untuk dirawat gratis hingga satu bulan.
Hewan yang memenuhi syarat pada prinsipnya adalah anjing dan kucing. Pejabat di kantor penghubung juga berencana mengunjungi pusat pengungsian di daerah terdampak bencana untuk memberikan konsultasi kesehatan hewan peliharaan.
Mereka juga akan menawarkan pengobatan kutu dan caplak.
Pemerintah Prefektur Kumamoto memuat informasi di situs webnya tentang pusat pengungsian mana yang mengizinkan warga menginap bersama hewan peliharaan.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-08-05T05:23:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Pranala sumber asli tidak lagi tersedia. Buka arsip Wayback untuk melihat salinan yang tersedia.
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
