6 Tahun setelah Kematian Suami, Ibu Yokota Megumi Kembali Desak Pemulangan Putrinya
Sakie Yokota memperbarui seruannya kepada pemerintah Jepang untuk memulangkan putrinya dan korban penculikan lainnya, tepat enam tahun setelah wafatnya sang suami, Shigeru Yokota.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
6 Tahun setelah Kematian Suami, Ibu Yokota Megumi Kembali Desak Pemulangan Putrinya
Ayah dari korban penculikan asal Jepang Yokota Megumi meninggal dunia enam tahun yang lalu pada bulan ini. Sang istri, Sakie, memperbarui seruannya kepada pemerintah untuk segera memulangkan putri mereka dan para korban lainnya sesegera mungkin.
Megumi diculik dan dibawa ke Korea Utara pada tahun 1977, ketika ia baru berusia 13 tahun.
Ayahnya, Yokota Shigeru, merupakan ketua pertama dari kelompok keluarga korban penculikan yang dibentuk pada tahun 1997 dan mempelopori berbagai upaya penyelamatan. Ia meninggal pada 5 Juni 2020 di usia 87 tahun tanpa sempat bertemu kembali dengan putrinya.
Sakie menceritakan kepada wartawan pada Selasa bahwa meski enam tahun telah berlalu, ia selalu menatap foto suaminya dan berbicara kepadanya. Ia menyampaikan bahwa masalah penculikan tersebut belum juga terselesaikan dan bertanya-tanya sampai kapan ia harus terus memohon agar harapan itu terwujud.
Sakie menggambarkan suaminya sebagai sosok yang baik dan lembut, serta menyebut kepergiannya sebagai kehilangan yang sangat besar. Ia mengaku terus merindukan sosok suaminya tersebut setiap saat.
Megumi akan genap berusia 62 tahun pada Oktober mendatang, sementara November nanti akan menandai 49 tahun sejak peristiwa penculikannya.
Sakie, yang kini berusia 90 tahun, mengungkapkan rasa marah dan frustrasinya atas penculikan orang-orang tidak bersalah, praktik pencucian otak, serta kerja paksa terhadap mereka. Namun, ia bertekad untuk tetap tegar dan terus berjuang hingga masalah ini tuntas sebagai bentuk kewajibannya sebagai orang tua.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-06-02T09:15:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
