Jepang Peringati 81 Tahun Berakhirnya Perang Dunia II
Masyarakat Jepang memperingati 81 tahun berakhirnya Perang Dunia II lewat upacara nasional di Tokyo, diiringi pesan perdamaian dari Kaisar Naruhito dan PM Takaichi Sanae.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Jepang Peringati 81 Tahun Berakhirnya Perang Dunia II
Masyarakat di Jepang memperingati 81 tahun berakhirnya Perang Dunia II pada 15 Agustus, hari ketika publik mengetahui penyerahan diri negara tersebut. Lebih dari 4.000 orang, termasuk keluarga korban perang, menghadiri Upacara Peringatan Nasional untuk Korban Perang di Tokyo.
Upacara ini diselenggarakan untuk mengenang sekitar 3,1 juta orang yang gugur dalam perang. Seluruh peserta mengheningkan cipta tepat pada tengah hari.
Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako memanjatkan doa bagi arwah para korban. Kaisar menyampaikan harapannya agar ingatan mengenai penderitaan selama dan sesudah perang terus diwariskan, serta masyarakat tetap bersatu dalam menjaga perdamaian dan kebahagiaan di masa depan.
Kaisar juga merefleksikan masa damai pascaperang yang panjang dengan penyesalan mendalam, seraya berharap kehancuran akibat perang tidak akan pernah terulang kembali. Beliau menyampaikan penghormatan tulus kepada seluruh korban yang gugur, baik di dalam maupun di luar medan pertempuran.
Perdana Menteri Takaichi Sanae dalam pidatonya menegaskan bahwa perdamaian dan kemakmuran Jepang saat ini berdiri di atas pengorbanan nyawa dan penderitaan para korban. Ia menyatakan bahwa memulangkan jasad korban yang belum kembali ke tanah air merupakan tanggung jawab utama negara.
Terkait peran global Jepang, PM Takaichi menyebut negaranya dapat memainkan peran kunci dalam menghadapi berbagai tantangan dunia serta menjadi mercusuar yang dapat diandalkan di kawasan Indo-Pasifik.
Saat ini, lebih dari 60 persen keluarga korban yang hadir telah berusia 70 tahun ke atas. Kehadiran generasi muda dalam upacara ini diharapkan mampu meneruskan kisah sejarah kepada generasi berikutnya.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-08-15T06:39:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Video Sumber
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.

