Warga Jepang yang Diinternir di Siberia Dikenang dalam Upacara Tahunan di Tokyo
Peserta upacara peringatan bagi warga Jepang yang tewas di kamp tahanan Uni Soviet pasca-Perang Dunia II mendesak pemerintah Jepang memberikan gambaran lengkap mengenai penginterniran massal tersebut.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Warga Jepang yang Diinternir di Siberia Dikenang dalam Upacara Tahunan di Tokyo
Peserta upacara peringatan untuk warga Jepang yang tewas di kamp tahanan Uni Soviet pasca-Perang Dunia II mendesak pemerintah Jepang memberikan gambaran yang lebih lengkap mengenai penginterniran massal tersebut. Tanggal 23 Agustus menandai 81 tahun sejak bekas Uni Soviet memerintahkan tentara dan warga sipil Jepang di Tiongkok dan lokasi lain untuk dikirim ke kamp kerja paksa di Siberia dan tempat lainnya.
Sekitar 200 orang mengheningkan cipta untuk para korban dalam upacara di Pemakaman Nasional Chidorigafuchi di Tokyo pada Minggu (23 Agustus). Acara tersebut diselenggarakan oleh asosiasi mantan tahanan dan keluarga korban.
Kementerian Kesejahteraan Jepang memperkirakan sekitar 55.000 tahanan tewas dalam penahanan, tetapi jumlah pasti serta tingkat penderitaan mereka masih belum diketahui. Tulang belulang 20.264 interniran telah dipulangkan, namun upaya pengumpulan jenazah di Rusia saat ini ditangguhkan di tengah invasi Rusia ke Ukraina.
Mantan tahanan Nishikura Masaru, yang kini berusia 101 tahun, menyampaikan bahwa usia rata-rata mantan tahanan mencapai 103 tahun pada tahun ini dan mereka semua akan segera tiada. Nishikura menilai masyarakat Jepang belum mencermati peristiwa penahanan di Siberia secara mendalam, serta mendesak agar fakta-fakta diselidiki secara menyeluruh agar tragedi serupa tidak pernah terulang.
Ayah dari Iida Yumiko meninggal dunia setelah dibawa dari bekas wilayah Manchuria. Perempuan berusia 84 tahun tersebut menyatakan masih belum dapat memahami alasan ayahnya dikirim ke Siberia, dan ia meminta pemerintah Jepang memperjelas mengapa orang-orang tersebut diinternir.
Anggota keluarga korban dari Korea Selatan turut menghadiri upacara tersebut untuk pertama kalinya dalam 15 tahun. Mereka menyerukan agar perhatian lebih diberikan kepada para tahanan asal Korea.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-08-23T11:39:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
