Mantan Penduduk Wilayah Utara Jepang Serukan Perundingan dengan Rusia
Mantan penduduk Wilayah Utara Jepang meminta Kementerian Luar Negeri Jepang melakukan perundingan diplomatik dengan Rusia demi mempercepat pengembalian pulau-pulau yang disengketakan.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Mantan Penduduk Wilayah Utara Jepang Serukan Perundingan dengan Rusia
Mantan penduduk Wilayah Utara Jepang meminta Kementerian Luar Negeri Jepang untuk melakukan perundingan diplomatik dengan Rusia demi mempercepat pengembalian pulau-pulau tersebut ke Jepang. Pada Kamis lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengunjungi Pulau Etorofu, salah satu dari empat pulau yang dikuasai Rusia dan diklaim oleh Jepang.
Pemerintah Jepang menegaskan bahwa pulau-pulau tersebut merupakan bagian tak terpisahkan dari wilayah Jepang. Pemerintah menyatakan bahwa pulau-pulau itu diduduki secara ilegal setelah Perang Dunia Kedua.
Wakil Ketua Liga Penduduk Kepulauan Chishima dan Habomai, Suzuki Hideo, dari kelompok yang beranggotakan mantan penduduk Wilayah Utara dan pihak lainnya, bersama Wakil Gubernur Hokkaido Hamasaka Shinichi bertemu dengan Wakil Menteri Luar Negeri Kunimitsu Ayano di kota Nemuro, Hokkaido, pada Rabu. Mereka menyampaikan kepada Kunimitsu bahwa kunjungan Putin ke Etorofu sama sekali tidak dapat diterima.
Mereka mengatakan tidak ada waktu yang boleh terbuang dalam menyelesaikan sengketa wilayah tersebut karena belum ada kepastian mengenai dimulainya kembali ziarah makam dan program pertukaran lainnya dengan Rusia, sementara para mantan penduduk kian menua. Mereka meminta kementerian untuk melakukan pembicaraan diplomatik dengan Rusia dengan tekad yang kuat demi mewujudkan pengembalian Wilayah Utara ke Jepang secepat mungkin.
Kunimitsu menanggapi bahwa kunjungan Presiden Putin melukai perasaan mantan penduduk, keluarga mereka, dan rakyat Jepang. Ia menyatakan hal itu bertentangan dengan posisi Jepang dan tidak akan pernah bisa ditoleransi.
Ia menambahkan bahwa kementeriannya akan menerima permintaan tersebut dan akan terus berunding dengan gigih bersama Rusia. Suzuki menyampaikan harapan agar pemerintah mendorong dialog dengan Rusia sehingga perasaan mantan penduduk dapat dipahami sepenuhnya.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-08-19T12:30:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
