Lewati ke konten utama
Berita.Jepang.org

Penyintas Bom Atom dan LSM Mendesak Jepang Pimpin Upaya NPT

Para penyintas bom atom dan LSM menyerahkan permintaan tertulis kepada Kementerian Luar Negeri Jepang agar negara itu memimpin dalam memajukan Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT). Permintaan ini disampaikan menjelang konferensi peninjauan NPT di New York akhir April.

NHK WORLD1 mnt

Bagikan Artikel

Penyintas bom atom dan perwakilan LSM menyerahkan permintaan tertulis di Kementerian Luar Negeri Jepang

Visual Utama

Penyintas Bom Atom dan LSM Mendesak Jepang Pimpin Upaya NPT

Tutup
Penyintas bom atom dan perwakilan LSM menyerahkan permintaan tertulis di Kementerian Luar Negeri Jepang

Sejumlah penyintas bom atom dan LSM telah menyerahkan permintaan tertulis kepada Kementerian Luar Negeri Jepang, mendesak negara itu untuk memimpin promosi Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT). Anggota kelompok ini, termasuk Nihon Hidankyo yang dikenal sebagai Konfederasi Organisasi Penyintas Bom A dan H Jepang, mengunjungi kementerian pada hari Selasa menjelang konferensi peninjauan NPT yang akan datang.

Pertemuan peninjauan dijadwalkan dimulai akhir April di markas besar PBB di New York. Dua konferensi sebelumnya gagal mengadopsi dokumen akhir.

Surat tersebut menekankan perlunya menghidupkan kembali rezim NPT dan menyatakan harapan kuat agar Jepang memainkan peran utama sebagai satu-satunya negara yang pernah menderita pengeboman atom saat perang. Surat itu juga menyerukan pemerintah Jepang untuk mengingatkan komunitas internasional tentang ketidakmanusiawian senjata nuklir dan mendorong negara-negara pihak untuk memenuhi kewajiban mereka dalam perlucutan senjata nuklir.

Seorang pejabat kementerian luar negeri menanggapi bahwa menjaga dan memperkuat rezim NPT semakin penting di tengah lingkungan keamanan global yang serius. Pejabat itu menambahkan kementerian akan melakukan upaya maksimal untuk kesuksesan konferensi.

Tanaka Terumi, wakil ketua Nihon Hidankyo, mengatakan kepada wartawan setelah pertemuan bahwa mereka memahami situasinya sulit, namun tidak ada tanggapan jelas mengenai permintaan agar Jepang memainkan peran besar sebagai satu-satunya negara yang pernah menderita pengeboman atom saat perang.

Ia menambahkan bahwa ia tidak merasakan tekad kuat dari pemerintah.

Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.11 WIB

Sumber Berita

Penerbit
NHK WORLD
Tanggal Sumber
Catatan Sumber
2026-04-14T21:59:00.000Z
Jejak Sumber
NHK WORLD / News / JAPAN
Pranala Sumber

Video Sumber

Dengarkan Artikel

Putar versi audio langsung dari browser Anda.

Menyiapkan audio browser...

Kata Kunci

Jejak Topik

Komentar Pembaca

Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.