Lampion Raksasa Nebuta Jepang Meriahkan Festival Lentera Taiwan
Kereta hias Nebuta raksasa dari Prefektur Aomori tampil dalam parade di Festival Lentera Taiwan sebagai simbol persahabatan dan peringatan 15 tahun dukungan Taiwan pascabencana 2011.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Pada hari Sabtu, kereta hias "Nebuta" raksasa yang dibuat oleh para pengrajin dari Prefektur Aomori, Jepang, turut serta dalam parade Festival Lentera Taiwan. Kehadiran Nebuta tersebut menjadi daya tarik utama bagi para pengunjung karena ukuran dan detail ukirannya yang memukau.
Festival penuh warna ini dimulai pada Selasa lalu di Kabupaten Chiayi, Taiwan bagian selatan. Lentera-lentera yang dipamerkan menampilkan berbagai tema, termasuk keindahan alam dan budaya Taiwan serta shio kuda yang menjadi simbol tahun ini.
Suasana semakin semarak dengan kehadiran kelompok penari "haneto" yang melompat dan berseru untuk membangkitkan energi di lokasi festival. Salah seorang pengunjung mengungkapkan bahwa parade tersebut tampak sangat indah dan memberikan kesan yang istimewa.
Pengunjung lainnya menilai bahwa sosok dewi Mazu, yang sangat populer di Taiwan, tampak sangat gagah sebagai lambang negara, dan kereta hias Nebuta ini terlihat sungguh megah serta memukau secara visual.
Para pengrajin Jepang menghabiskan waktu lebih dari satu bulan di Taiwan untuk merakit Nebuta yang secara khusus menghadirkan sosok dewi Mazu, dewi yang sangat dihormati dan banyak disembah oleh masyarakat setempat.
Partisipasi ini juga menjadi momen peringatan atas dukungan besar Taiwan pasca-gempa dan tsunami 2011 yang melanda wilayah timur laut Jepang, termasuk Aomori, dengan total donasi mencapai lebih dari 20 miliar yen (sekitar 126 juta dolar AS). Hou Ching Lee, perwakilan organisasi yang mengundang para seniman, merasa tersentuh melihat cahaya Nebuta menerangi Taiwan sebagai simbol 15 tahun persahabatan erat kedua wilayah.
Seniman Nebuta, Suwa Makoto, menyatakan bahwa ia merasa puas dapat membangun kereta hias sebesar yang biasa ia buat di Aomori. Ia berharap melalui karya ini, kebudayaan Jepang dan Taiwan dapat saling berpadu serta terus mempererat hubungan baik di masa depan.
Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.51 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-03-08T03:37:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / ASIA
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.