Karya Awal Sastrawan Kenzaburo Oe yang Belum Terbit Ditemukan
Dua manuskrip langka dari tahun 1950-an milik pemenang Nobel Sastra Kenzaburo Oe ditemukan di bekas tempat tinggalnya saat mahasiswa. Temuan ini memberikan gambaran baru mengenai proses kreatif sang penulis di masa mudanya.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Pihak Universitas Tokyo mengumumkan pada Senin bahwa mereka telah memverifikasi keaslian dua karya Kenzaburo Oe yang sebelumnya tidak diketahui. Manuskrip tersebut ditemukan tahun lalu melalui informasi dari kerabat pemilik rumah yang pernah ditinggali Oe saat ia masih berstatus mahasiswa di universitas tersebut.
Keaslian naskah dikonfirmasi melalui pemeriksaan tulisan tangan pada manuskrip asli. Salah satu karya yang ditulis pada tahun 1955 kini menjadi karya tertua Oe yang pernah ditemukan.
Ceritanya berkisah tentang seorang mahasiswa yang hidupnya terancam setelah mengetahui sebuah rahasia usai memberikan tumpangan kepada seorang mahasiswi.
Karya lainnya, yang ditulis pada tahun 1957, menceritakan seorang remaja laki-laki berusia 15 tahun dengan kondisi kaki yang tidak berfungsi. Ia dikisahkan melarikan diri dari rumah menggunakan kursi roda dan menghadapi berbagai rintangan dalam perjalanannya.
Profesor Abe Kenichi dari Universitas Tokyo menyatakan bahwa temuan ini sangat signifikan untuk memahami tahap awal kreativitas Oe. Menurutnya, Oe dikenal sering mengeksplorasi tema yang sama melalui berbagai sudut pandang dan konteks yang berbeda, dan pola tersebut ternyata sudah ia terapkan sejak usia 20 tahun.
Kenzaburo Oe lahir pada tahun 1935 dan merupakan tokoh sentral dalam sastra Jepang pascaperang. Pada tahun 1994, ia menjadi warga negara Jepang kedua yang memenangkan Hadiah Nobel Sastra.
Selain kiprah sastranya, Oe juga dikenal sebagai aktivis perdamaian. Ia menulis "Catatan Hiroshima" (Hiroshima Notes) yang mendokumentasikan dampak bom atom, serta menjadi salah satu pendiri kelompok pelindung Konstitusi Jepang yang menolak perang.
Oe wafat pada tahun 2023 di usia 88 tahun.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-03-03T11:43:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.

