PM Takaichi Tegaskan Janji Kebijakan Fiskal Proaktif di Parlemen Jepang
Perdana Menteri Sanae Takaichi berkomitmen menjalankan kebijakan fiskal proaktif dan mempercepat pembahasan pajak konsumsi. Ia juga berencana mengunjungi Amerika Serikat bulan depan untuk menemui Presiden Donald Trump.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menegaskan kembali janjinya untuk menerapkan kebijakan fiskal yang bertanggung jawab dan proaktif dalam pidato kebijakannya di hadapan Parlemen (Diet) pada Jumat sore. Ia juga mengungkapkan rencana untuk mempercepat pembahasan guna mengajukan rancangan undang-undang terkait pajak konsumsi.
Partai Demokrat Liberal (LDP) pimpinan Takaichi sebelumnya telah memberikan janji kampanye untuk menangguhkan pajak atas bahan makanan selama jangka waktu terbatas, yaitu dua tahun.
Pada awal pidatonya di hadapan kedua majelis parlemen, Takaichi menyinggung hasil pemilu Majelis Rendah baru-baru ini. Ia menyatakan telah menerima dukungan kuat dari publik untuk melaksanakan perubahan kebijakan yang signifikan.
Takaichi menegaskan bahwa pemerintahannya akan menjalankan janji kampanye serta kesepakatan koalisi yang dicapai dengan Partai Inovasi Jepang.
Terkait ekonomi, Takaichi menekankan promosi investasi domestik melalui kebijakan fiskal yang proaktif guna membangun ekonomi yang kuat, sehingga penerimaan pajak dapat meningkat secara alami tanpa menaikkan tarif pajak. Ia menegaskan bahwa kebijakan ini bukan berarti pemerintah akan bertindak gegabah, melainkan tetap menjaga keberlanjutan fiskal dengan menurunkan rasio utang terhadap PDB secara stabil demi menjaga kepercayaan pasar.
Takaichi meminta kerja sama para anggota dewan untuk segera mengesahkan rancangan undang-undang pajak sebelum akhir tahun fiskal, serta mempercepat pembahasan anggaran untuk tahun fiskal mendatang.
Di bidang luar negeri, Takaichi berkomitmen memajukan diplomasi Jepang yang bertanggung jawab demi menciptakan perdamaian dan kemakmuran, termasuk mengembangkan strategi Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka. Ia menyebut aliansi Jepang-AS sebagai landasan diplomasi dan keamanan, serta berencana mengunjungi Amerika Serikat paling cepat bulan depan untuk memperkuat kepercayaan dengan Presiden Donald Trump.
Mengenai hubungan dengan China, PM Takaichi akan merespons dengan tenang dan tepat demi kepentingan nasional sambil tetap menjaga dialog. Di bidang keamanan, ia juga memaparkan rencana untuk merevisi tiga dokumen keamanan nasional sebelum akhir tahun ini, lebih cepat dari jadwal semula.
Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.51 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-02-20T13:00:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
